Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden Jokowi naik kereta commuter bersama penumpang KRL tujuan Bogor, Rabu (6/2/2019) - Dok. Agus Gumiwang Kartasasmita
Premium

Andalan Para "Roker" Ibu Kota

22 November 2019 | 12:06 WIB
tantangan moda transportasi komuter kerata rel listrik kian berat, terutama terus membesarnya jumlah penumpang. Meski terus bebenah, PT Kereta Commuter Indonesia masih belum sepi kritikan publik, terutama soal pelayanan dan terbatasnya jumlah armada yang andal.

Transportasi umum massal berbasis rel adalah angkutan masa depan. Pernyataan itu menemukan pembenarannya di Jabodetabek dengan jumlah penumpang kereta rel listrik telah menembus 900.000 orang per hari.

Sayangnya, tantangan moda transportasi komuter kerata rel listrik kian berat, terutama terus membesarnya jumlah penumpang. Meski terus bebenah, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) masih belum sepi kritikan publik, terutama soal pelayanan dan terbatasnya jumlah armada yang andal.

Pertumbuhan eksponensial jumlah penumpang "roker", begitu pengguna KRL menyebut diri mereka, kerap membuat KCI kewalahan. Apalagi, jika armada kerap mengalami gangguan teknis yang kerap tidak pernah diduga-duga sehingga membuat penumpang terpaksa memaklumi keadaan.

Atas alasan ini pula, KCI berharap gangguan teknis bisa terus menurun hingga di bawah 50 kali pada tahun depan. Klaim dari pihak KCI mengenai penurunan jumlah gangguan teknis ini patut dicermati.

Beberapa pekerja memasang besi pelindung bawah kereta di Dipo Depok, Kamis (21/11/2019). BISNIS/Rio Sandy Pradana

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top