Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tahun Depan Tarif Listrik Naik Turun, Khusus Industri Bakal Dibuat Stabil

Pemerintah berupaya memastikan tarif listrik industri stabil di tengah penerapan tarif penyesuaian untuk golongan lainnya pada tahun depan.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 19 November 2019  |  17:09 WIB
Pelanggan memeriksa jaringan listrik PLN di salah satu Rusun di Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Pelanggan memeriksa jaringan listrik PLN di salah satu Rusun di Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah berupaya memastikan tarif listrik industri stabil di tengah penerapan tarif penyesuaian untuk golongan lainnya pada tahun depan.

Adapun penerapan tarif penyesuaian untuk 13 golongan pada tahun depan akan membuat tarif listrik naik turun menyesuaikan sejumlah faktor. Adapun tarif penyesuaian dipengaruhi oleh harga batu bara, inflasi, kurs rupiah, dan harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP).

Penerapan tarif penyesuaian tersebut tercantum dalam peraturan menteri (Permen) Nomor 19 Tahun 2019 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan saat ini pemerintah masih membahas keputusan akan penerapan kebijakan tarif penyesuaian tersebut. 

Pasalnya, kebijakan tarif penyesuaian telah berlaku sejak 2016 lewat peraturan menteri energi dan sumber daya mineral nomor 28 tahun 2016.  Beleid tersebut kemudian diubah dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 41 Tahun 2017. 

Namun, dalam perkembangannya, tarif listrik tersebut ditahan sejak 2017 dan tidak mengalami perubahan hingga 2019.

"Tahun depan? kalau yang mampu [golongan tanpa subsidi] nanti disesuaikan. Kalau Industri semoga kami bisa jaga stabil. Kami lagi bahas," katanya, Selasa (19/11/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN kementerian esdm tarif listrik
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top