Kerja Sama Ekonomi : Dubes Selandia Baru Ingin Genjot Kerja Sama Pariwisata

Para pelancong diharapkan menjadikan Selandia Baru sebagai negara tujuan utama perjalanan mereka.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 11 November 2019  |  17:47 WIB
Kerja Sama Ekonomi : Dubes Selandia Baru Ingin Genjot Kerja Sama Pariwisata
Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Jonathan Austin. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia dan Selandia Baru berpeluang meningkatkan kerja sama bidang pariwisata.

Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Jonathan Austin mengatakan bahwa saat ini tren kunjungan wisatawan dari negeri kiwi itu ke Indonesia terus meningkat. Diharapkan dengan upaya bersama kunjungan ini dapat meningkat.

"Ada 100.000 lebih orang dari Selandia Baru berkunjung ke negara yang indah ini tahun lalu. Dan jumlah itu kami harap terus meningkat," kata Jonathan di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, hal yang sama diharapkan juga terjadi dari turis Indonesia. Para pelancong diharapkan menjadikan Selandia Baru sebagai negara tujuan utama perjalanan mereka.

"Kami berharap lebih banyak Warga Negara Indonesia berkunjung ke Selandia Baru," katanya.

Selain peningkatan wisatawan, kedua negara terus meningkatkan kerjasama pendidikan. Saat ini Selandia baru terus meningkatkan jumlah penerima beasiswa dari Indonesia setiap tahunnya.

"60 pemuda Indonesia meraih beasiswa ke Selandia Baru tahun ini. Ada 200 pemuda Indonesia saat ini studi di Selandia Baru," katanya.

Jonathan menambahkan dalam bidang perdagangan kedua negara juga terus meningkatkan kerja sama. Banyak produk dari Selandia Baru yang mempunyai penyuka dari Indonesia. Demikian juga produk dari Indonesia memiliki pasar khusus di Selandia Baru.

"Orang-orang Indonesia sangat menyenangi makanan dan minuman berkelas dunia dari Selandia Baru seperti susu, daging, kiwi, apel. Sedangkan, kami juga sangat senang dengan furnitur berkualitas, produk agrikultur dan produk lainnya dari Indonesia," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perdagangan, ekonomi, selandia baru

Editor : Stefanus Arief Setiaji
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top