Pakuwon Andalkan Pendapatan Berulang dari Mal dan Hotel

Hingga kuartal III/2019, Pakuwon Jati mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 0,20 persen yang ditopang oleh lini bisnis yang menghasilkan pendapatan berulang yaitu pusat perbelanjaan dan perhotelan.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 31 Oktober 2019  |  10:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pakuwon Jati bakal memacu lini bisnis yang menghasilkan pendapatan berulang melalui bisnis pusat perbelanjaan dan perhotelan.

Hingga kuartal III/2019, Pakuwon Jati mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 0,20 persen yang ditopang oleh lini bisnis yang menghasilkan pendapatan berulang yaitu pusat perbelanjaan dan perhotelan.

Dari total pendapatan bersih yang dibukukan yaitu Rp5,24 triliun, sekitar 52 persen disumbang dari pendapatan berulang (recurring revenue) atau mencapai Rp2,73 triliun, sedangkan 48 persen sisanya atau Rp2,51 triliun disumbang dari development revenue.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Pakuwon Jati Minarto Basuki menyatakan bahwa komposisi pendapatan tersebut konsisten dengan strategi perseroan untuk tumbuh dengan komposisi yang berimbang antara pendapatan berulang dan development revenue.

Recurring revenue perseroan tahun 2019 mencapai Rp2,73 triliun naik 6,50 persen jika dibandingkan dengan 2018 karena ditunjang kenaikan pendapatan organik dari pusat-pusat perbelanjaan ritel dan hotel-hotel existing perseroan,” ujarnya melalui siaran pers, Rabu (30/10/2019).

Minarto menjelaskan bahwa pendapatan berulang perseroan dari pusat perbelanjaan ritel dan hotel masih akan memberi tambahan pendapatan organik pada 2019 seiring dengan rampungnya renovasi Blok M Plaza pada tahun ini dan beroperasinya FourPoints Hotel di Pakuwon Mall pada kuartal IV/2019.

“Kami akan memperbesar recurring revenue mulai tahun 2019 dan tahun-tahun berikutnya,” imbuhnya.

Untuk menggenjot pendapatan berulang, pada 2020, Pakuwon Jati menargetkan untuk segera mengoperasikan Pakuwon Mall fase 4, Westin Hotel di Pakuwon Mall, dan East Coast Mall fase 2.

Sementara itu, untuk development revenue pada 2019 mengalami penurunan sebesar 5,80 persen. Pendapatan tersebut disumbang oleh penjualan dari apartemen Benson dan La Viz.

Minarto menyatakan bahwa pihaknya tetap optimistis development revenue akan terus tumbuh dengan adanya pengakuan pendapatan atas penjualan apartemen di Superblok Pakuwon Mall (Anderson, Benson, dan La Viz), apartemen di EastCoast Mansion yaitu Amor, pengakuan penjualan kondominium Angelo Bella, dan Chianti di Superblok Kota Kasablanka.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pusat perbelanjaan, pakuwon jati

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top