Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyesuaian Tarif Tol Cipali, Lintas Marga Sedaya Tunggu Pemerintah

Direktur Operasional PT Lintas Marga Sedaya Agung Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah memenuhi standar pelayanan minimal berdasarkan hasil penilaian terakhir pada semester I/2019.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 21 Oktober 2019  |  17:40 WIB
Kendaraan pemudik memadati pintu gerbang tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/5/2019). Arus mudik di gerbang tol Cipali pada H-6 terpantau padat. - ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Kendaraan pemudik memadati pintu gerbang tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/5/2019). Arus mudik di gerbang tol Cipali pada H-6 terpantau padat. - ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Bisnis.com, JAKARTA–PT Lintas Marga Sedaya masih menunggu keputusan pemerintah terkait penyesuaian tarif di jalan tol Cikopo–Palimanan (Cipali). Penyesuaian tarif di jalan tol sepanjang 116,75 kilometer itu terakhir kali dilakukan pada 2017.

Direktur Operasional PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Agung Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) berdasarkan hasil penilaian terakhir pada semester I/2019. Kewajiban pemenuhan SPM merupakan salah satu syarat yang harus ditempuh operator jalan tol untuk mengajukan penyesuaian tarif.

"Untuk penyesuaian tarif, masih on process di BPJT [Badan Pengatur Jalan Tol]," ujar Agung kepada Bisnis.com, Senin (21/10/2019).

Sebagaimana diketahui, penyesuaian tarif tol ditetapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat. Evaluasi tarif dan penyesuaian tol dilakukan setiap 2 tahun oleh BPJT berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah No.115 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

Dalam catatan Bisnis.com, penyesuaian tarif di jalan tol Cipali terakhir kali diterapkan pada 21 Oktober 2017. Saat itu, rata-rata tarif tol mengalami penaikan sebesar 6,4 persen. Saat ini, tarif tol terjauh di jalan tol Cipali mencapai Rp102.000 sampai dengan Rp306.000 tergantung golongan kendaraan.

Di sisi lain, LMS berupaya menjaga tingkat pelayanan prima kepada pengguna jalan tol. Agung menyebut pihaknya selalu berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan mulai dari Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan BPJT untuk meningkatkan pelayanan.

Menurut Agung, jalan tol Cipali punya peran penting dalam pergerakan arus barang dan penumpang di Jawa. Alasannya, jalan tol yang sudah beroperasi sejak 2015 ini termasuk jalan tol dalam koridor Trans Jawa yang saat ini sudah membentang dari Merak hingga Probolinggo.

“Ke depannya LMS akan terus melakukan perbaikan tidak hanya melalui program program inovasi seperti 3E tetapi dengan peningkatan armada penunjang fasilitas yang lebih baik dengan desain yang lebih segar," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, LMS menerapkan konsep 3E untuk menekan angka kecelakaan di jalan tol. Konsep itu terdiri atas engineering, enforcement, dan education. Pada tataran teknis, LMS menambah prasarana keselamatan seperti tali baja, pagar pengamanan, dan garis kejut.

Untuk Iangkah enforcement atau penindakan, LMS bekerja sama dengan kepolisian daerah dan dinas perhubungan melakukan operasi pengawasan batas kecepatan dan penindakan praktik pelanggaran batas dimensi dan berat kendaran pada angkutan barang atau ODOL.

LMS juga melakukan beragam edukasi dalam bentuk kampanye keselamatan berkendara di beberapa kegiatan dan media. Sejauh ini, dalam periode tujuh bulan 2019, angka kecelakaan mencapai 634. Adapun sepanjang 2018, angka kecelakaan tercatat turun 13,32% menjadi 1.197.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt lintas marga sedaya jalan tol cipali
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top