Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IBU KOTA BARU : Pelibatan Kontraktor Lokal Harus Pertimbangkan Kemampuannya

Keterlibatan korporasi lokal adalah sebuah keniscayaan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 16 Oktober 2019  |  06:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Seorang pengamat ekonom daerah menilai bahwa pembangunan infrastruktur calon ibu kota baru diharapkan melibatkan badan usaha lokal selain korporasi besar. Namun, keterlibatan badan usaha lokal pengerjaan proyek tertentu harus tetap mempertimbangkan kemampuan dari badan usaha lokal tersebut.

Pengamat ekonomi daerah yang juga Ekonom Universitas Katolik Soegijapranata Andreas Lako mengatakan bahwa penyiapan ibu kota baru pasti akan membawa efek berganda ke banyak sektor dan daerah di luar kawasan. Salah satu sektor yang bisa melibatkan badan usaha lokal adalah proyek pembangunan infrastruktur.

"Perlu diperhatikan juga kemampuan dari badan usaha lokal tersebut. Jangan sampai pekerjaan yang seharusnya bisa cepat diselesaikan, jadi terlambat karena ketidakmampuan badan usaha lokal yang mengerjakannya! Bagaimanapun pembangunan ibu kota baru itu harus sesuai dengan target dan berkualitas," ujarnya kepada Bisnis, Senin (14/10/2019).

Menurutnya, keterlibatan korporasi lokal adalah sebuah keniscayaan. Pasalnya, korporasi besar dari luar Kalimantan pasti memiliki rencana bermitra dengan korporasi lokal. Misalnya, kontraktor besar butuh pasok material bahan bangunan dari badan usaha lokal.

Dia pun berharap efek berganda di bidang perekonomian juga secara maksimal dimanfaatkan pemerintah. Tujuannya adalah agar target pemindahan ibu kota negara dengan salah satu visinya yakni pemerataan pembangunan dan ekonomi yang menyeluruh ke semua wilayah dapat tercapai sejak awal pembangunan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kontraktor Ibu Kota Dipindah
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top