Dua Perusahaan Ini Bakal Membangun Hotel di Labuan Bajo

Dalam membangun di destinasi pariwisata, banyak aspek yang perlu diperhatikan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  06:30 WIB
Dua Perusahaan Ini Bakal Membangun Hotel di Labuan Bajo
Pemandangan di Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT. - Bisnis/M. Taufikul Basari

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah pengembang bakal mengembangkan hotel di Labuan Bajo, NTT, seiring dengan peningkatan pembangunan infrastruktur menuju kawasan wisata tersebut.

Direktur Pemasaran PT Indra Megah Makmur Fritz Bonar Panggabean mengatakan bahwa perusahaan tengah melakukan penjajakan dan memilah calon mitra yang ingin melakukan kerja sama pembangunan hotel di Laban Bajo.

“Yang pasti, kami tertarik masuk karena operator sebesar Ayana saja berani masuk. Selain itu, infrastruktur di sana juga sudah banyak yang jadi, pemerintah serius membangun di sana. Itu menambah kepercayaan diri kami,” kata Fritz kepada Bisnis, Kamis (10/10/2019).

Menurut Fritz, dalam membangun di destinasi pariwisata, banyak aspek yang perlu diperhatikan seperti alamnya, ragam budaya, keramahan penduduk, transportasi dan akomodasi, budaya lokal, pertunjukan, kesenian daerah, serta kuliner khas daerahnya.

“Labuan Bajo cukup kuat di berbagai aspek tersebut dari alamnya. Wah, enggak perlu ditanya lagi, kan. Belum lagi dengan adanya Komodo, enggak ada duanya, orang pasti datang. Yang masih kurang itu di sana ada aspek kuliner dan atraksinya sih, masih ketinggalan dibandingkan dengan Bali atau Yogyakarta, pilihannya sedikit,” katanya.

Fritz menambahkan bahwa dengan adanya kehadiran hotel-hotel di sana dan membuat kawasan makin meriah, pasti kedua aspek tersebut bisa makin bertumbuh.

“Jadi, kadang kayak ayam dan telur, ada hotel menunggu market ada dulu atau bisa juga market ada kalau hotel dibangun,” ujarnya.

Fritz menjelaskan bahwa jika sudah siap, pihaknya belum akan membangun dengan skala besar atau resor. Rencananya PT Indra Megah Makmur hanya akan membangun sekitar 120 unit kamar di Labuan Bajo.

Pengembang lainnya, PT Satria Mega Kencana Tbk. (SOTS) juga tengah mempersiapkan ekspansi usahanya di Labuan Bajo. Rencananya, SOTS akan membangun hotel bintang empat di sana.

Direktur Utama SOTS Ivo Wongkaren mengatakan bahwa dalam pengembangan hotel di Labuan Bajo, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak asing asal Prancis. Hotel tersebut rencananya akan mulai dibangun pada kuartal II/2020.

“Ini akan jadi ikon kami karena menyangkut dengan partnership dengan pihak luar, terutama untuk NTT menjadikan salah satu ikon baru di NTT,” ungkapnya.

Ivo menjelaskan bahwa untuk pengembangan hotel di Labuan Bajo, nilai investasinya berkisar US$6 juta—US$7 juta atau sepertiga dari total nilai investasi pengembangan di tiga tempat di NTT sebesar US$20 juta.

Adapun, untuk luas lahannya, saat ini SOTS memiliki lahan yang bisa dikembangkan seluas 2 hektare hingga 3 hektare.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotel, labuan bajo

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top