Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bantu IKM Beli Bahan Baku Kompetitif, Material Center Meluncur 2020

Kementerian Perindustrian memperkirakan program Material Center yang memudahkan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk mendapatkan bahan baku dengan harga kompetitif dapat diterapkan secara menyeluruh pada 2020.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  15:55 WIB
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih (kanan) saat berkunjung ke pabrik PT Megah Plastik di Tangerang - Bisnis/Annisa S. Rini
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih (kanan) saat berkunjung ke pabrik PT Megah Plastik di Tangerang - Bisnis/Annisa S. Rini

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perindustrian memperkirakan program Material Center yang memudahkan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk mendapatkan bahan baku dengan harga kompetitif dapat diterapkan secara menyeluruh pada 2020.

Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kecil, Menegah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih menjelaskan saat ini Material Center yang menggunakan sistem Internet of Things (IoT) itu tengah dikembangkan.

"Kami harapkan Material Center ini bisa berjalan secara maksimal dan menyeluruh pada 2020," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (10/10/2019).

Gati menjelaskan Material Center berbasis IoT ini menjadi salah satu bagian dari program Goes Digital. Program yang memungkinkan proses pembelian bahan baku melalui sistem daring tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah dan industri besar.

Melalui program itu, katanya, IKM dapat membeli bahan baku dengan harga yang sama baik untuk jumlah banyak maupun sedikit.

"IKM bisa mendapatkan bahan baku terbaik dengan harga standar, meski melakukan pembelian dalam jumlah sedikit, sehingga bisa meningkatkan daya saing IKM dan harga barang dihasilkan kompetitif di pasar global,” kata Gati.

Menurutnya, saat ini pengembangan Material Center sudah diuji coba di Tegal, Jawa Tengah. Fasilitas itu memungkinkan pembelian bahan baku tidak lagi dengan kuantitas minimum sebagaimana seringkali ditetapkan oleh pemasok.

Material Center juga telah menetapkan jadwal pengiriman dan pengambilan bahan baku dengan teratur. Hal itu dinilai memudahkan IKM mempersiapan produksi dan proses produksi sesuai rencana.

"Dengan program ini, pengambilan bahan baku sudah ditentukan. Kemudian harga bahan baku di tingkat pemasok juga harus sama dengan harga di Material Center."

Gati menambahkan transaksi di Material Center dilakukan secara non-tunai. Pemerintah juga telah menggandeng beberapa usaha rintisan pembayaran atau startup payment agar memudahkan pengawasan dan mempercepat proses transaksi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ikm kemenperin
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top