Paguyuban SRC Lombok Giatkan Program Kemitraan Pengelolaan Bank Sampah

Paguyuban toko kelontong masa kini yang tergabung dalam jaringan Sampoerna Retail Community (SRC) Lombok menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Bintang Sejahtera untuk program pengelolaan sampah plastik sekali pakai.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  18:04 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Paguyuban toko kelontong masa kini yang tergabung dalam jaringan Sampoerna Retail Community (SRC) Lombok menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Bintang Sejahtera untuk program pengelolaan sampah plastik sekali pakai.

Nota kesepahaman itu ditandatangani oleh Saleh Taswin sebagai perwakilan Paguyuban SRC Lombok dan Syawal sebagai Direktur Utama PT Bintang Sejahtera. Penandatanganan MoU menjadi simbol komitmen Paguyuban SRC Lombok dan PT Bintang Sejahtera dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus kelanjutan dari kegiatan deklarasi menolak penggunaan plastik sekali pakai yang diinisiasi oleh Paguyuban SRC Lombok pada tahun lalu.

Saleh Taswin mengatakan bahwa penandatanganan MoU merupakan program kemitraan antara Paguyuban SRC Lombok dan PT Bintang Sejahtera dalam pengelolaan bank sampah. Dia menambahkan, program pengelolaan sampah sekali pakai merupakan langkah awal bagi SRC di Lombok untuk peduli lingkungan.

“Kami harap dari kerja sama ini kesadaran masyarakat dapat meningkat untuk mengurangi sampah plastik khususnya di Pantai Kecinan dan dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung,” kata Saleh.

Syawal, Direktur Utama PT Bintang Sejahtera mengajak masyarakat untuk dapat melihat sampah tidak lagi sebagai musibah ataupun masalah. “Kami ingin masyarakat dapat menjadikan sampah sebagai sumber daya yang dapat membawa berkah,” katanya.

Dari kerja sama ini, ke depan masyarakat dapat berbelanja dengan menukarkan sampah plastik sebagai alat transaksi di toko SRC yang berpartisipasi dalam program ini. Sampah plastik yang dikumpulkan di toko SRC kemudian akan diserahkan kepada PT Bintang Sejahtera untuk dikelola dan didaur ulang sehingga kembali memiliki nilai ekonomi.

Manager Area Retail Engagement Mataram PT HM Sampoerna Tbk. Steven Alfried mengatakan bahwa Sampoerna selalu mendukung upaya pemerintah dalam hal pelestarian lingkungan.

“Kami mengapresiasi inisiatif paguyuban SRC Lombok. Hal ini sejalan dengan cita-cita Pemerintah Provinsi NTB untuk mewujudkan NTB Zero Waste 2023,” Kata Steven.

Program kerja sama pengelolaan sampah plastik ini juga merupakan upaya toko kelontong untuk bisa lebih dekat dengan pelanggannya. Pelanggan toko dapat menggunakan sampah plastik yang dikumpulkan dari sampah rumah tangga untuk membeli produk kebutuhan sehari-hari di toko SRC.

“Harapannya adalah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat sekitar toko agar dapat mengelola sampah plastik dengan bijak,” jelas Steven.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hm sampoerna

Editor : Surya Mahendra Saputra

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top