Triniti Dinamik Raih 3 Penghargaan di Indonesia Property Awards 2019

PT Triniti Dinamik meraih tiga penghargaan sekaligus pada Indonesia Property Awards 2019 yang diadakan oleh PropertyGuru Indonesia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 24 September 2019  |  18:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -  PT Triniti Dinamik meraih tiga penghargaan sekaligus pada Indonesia Property Awards 2019 yang diadakan oleh PropertyGuru Indonesia.
 
Tiga penghargaan tersebut yakniBest Mid End Condo Development dan Best Mid End Condo Interior Design untuk proyek The Springwood Residence, serta Best High End Condo Development untuk The Smith Office SOHO Residence.
 
Presiden Direktur PT Triniti Dinamik, Samuel Stephanus Huang mengungkapkan kegembiraan atas raihan penghargaan tersebut, sekaligus menjadi bukti nyata atas kerja keras pihaknya, termasuk desainer, arsitek, supplier dan kontraktor yang membangun kedua proyek besutan mereka yakni The Springwood Residence dan The Smith Office SOHO Residence.
 
“Kami bersyukur kepada Tuhan bahwa Triniti Dinamik dapat eksis di tengah situasi yang kurang begitu baik, dan semua proyek yang kami kerjakan dapat terbangun dan terjual,” kata Samuel dalam siaran persnya, Selasa (24/9/2019).
 
Menurut Samuel, meski pasar properti kurang menguntungkan, namun setidaknya ada tiga faktor utama yang mendasari kesuksesan Triniti Dinamik yaitu konsep pengembangan yang tepat dan jelas, lokasi yang strategis dan harga terjangkau.
 
Dia memberi contoh The Springwood Residence yang dari awal memang dikonsep sebagai residensial di segmen mid-end. Meski dijual dengan harga terjangkau yakni mulai Rp300 jutaan per unit di awal pemasaran, namun dibangun dengan nuansa kemewahan.
 
Menanggapi situasi pasar residensial terutama di segmen menengah atas (medium-up) diungkapkan Samuel bahwa saat ini pasokan di segmen tersebut lebih besar dibandingkan permintaan. Di sisi lain, konsumen memilih wait and see dulu atau bagi yang masih berminat investasi cenderung lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih properti yang akan dibeli.
 
“Sebenarnya bukan tidak terserap atau daya beli yang menurun, tetapi kecenderungan konsumen di segmen medium-up itu sekarang wait and see. Jadi bukan karena masyarakat tidak ada uang, namun mereka lebih selektif. Oleh sebab itu, sebagai developer kita mesti kembangkan konsep yang kreatif, inovatif dan kompetitif,” ujar dia.
 
Samuel berharap pasca Pilpres Indonesia akan memasuki babak baru dimana politik dan ekonomi lebih stabil, sehingga di akhir tahun ini atau awal tahun depan pasar properti akan kembali naik. Apalagi situasi slow down sudah berlangsung cukup lama sejak 2014. 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top