Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Penjualan Riil Agustus Masih Positif Akibat Perayaan HUT RI

Dilansir dari Survei Penjualan Eceran Juli 2019 yang dikeluarkan Bank Indonesia, pada Agustus 2019 penjualan eceran masih akan meningkat meskipun tak setinggi periode tahun lalu. Indeks Penjualan Riil (IPR) Agustus 2019 diperkirakan naik 3,7% (yoy) menjadi 222,2, lebih tinggi 2,4% (yoy) dari bulan sebelumnya.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 11 September 2019  |  10:39 WIB
Warga mengikuti lomba panjat pinang dalam rangka merayakan HUT ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Gegerkalong Bandung, Jawa Barat, Senin (17/8). Aneka lomba tradisonal digelar masyarakat di Tanah Air untuk mengisi kegiatan 70 tahun Kemerdekaan RI. - Bisnis/Rahman
Warga mengikuti lomba panjat pinang dalam rangka merayakan HUT ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Gegerkalong Bandung, Jawa Barat, Senin (17/8). Aneka lomba tradisonal digelar masyarakat di Tanah Air untuk mengisi kegiatan 70 tahun Kemerdekaan RI. - Bisnis/Rahman

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia memprakirakan Indeks Penjualan Riil Agustus 2019 masih akan positif berkat pertumbuhan suku cadang dan aksesori dan komponen lain yang melakukan promo saat HUT Kemerdekaan RI.

Dilansir dari Survei Penjualan Eceran Juli 2019 yang dikeluarkan Bank Indonesia, pada Agustus 2019 penjualan eceran masih akan meningkat meskipun tak setinggi periode tahun lalu. Indeks Penjualan Riil (IPR) Agustus 2019 diperkirakan naik 3,7% (yoy) menjadi 222,2, lebih tinggi 2,4% (yoy) dari bulan sebelumnya.

Namun pertumbuhan penjualan eceran Agustus 2019 ini masih lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni 6,1% (yoy).

Adapun komponen suku cadang dan aksesori masih menjadi salah satu penopang pertumbuhan penjualan eceran bulan ini. BI memprakirakan kenaikan suku cadang dan aksesori pada Agustus 2019 sebesar 25,1% (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 23,5% (yoy).

Selain suku cadang dan aksesori, komponen makanan, minuman, tembakau naik 3,8% (yoy), dan peralatan informasi dan komputer -0,7% (yoy). Ada perbaikan dan meningkat dari sebelumnya masing-masing 2,7% (yoy), dan -5,2% (yoy). Pertumbuhan ini didorong faktor musiman sejumlah promo pada perayaan hari kemerdekaan.

Responden juga memprakirakan penjualan eceran pada 3 bulan mendatang yakni sampai Oktober 2019 akan meningkat. Sementara itu, pada 6 bulan mendatang yakni Januari 2020 akan menurun. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) 3 bulan lagi 146,3 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya 138,0.

Sementara itu, alasan penurunan penjualan eceran pada 6 bulan mendatang terindikasi dari IEP menjadi 161,1 menurun dari bulan sebelumnya sebesar 162,5. Kondisi ini disebut relatif normal seiring dengan selesainya momen konsumsi pasca-Natal dan Libur Tahun Baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penjualan eceran
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top