Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KLHK Minta Anggaran Rp9,31 Triliun untuk 2020

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengusulkan pagu indikatif anggaran 2020 senilai Rp9,31 triliun atau naik Rp24 miliar dari 
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 09 September 2019  |  19:50 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar memberikan penjelasan saat rapat kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta, Rabu (15/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar memberikan penjelasan saat rapat kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta, Rabu (15/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengusulkan pagu indikatif anggaran 2020 senilai Rp9,31 triliun atau naik Rp24 miliar dari 

Menteri LHK Siti Nurbaya memaparkan pagu indikatif anggaran 2020 bersumber dari rupiah murni Rp4,89 triliun, pendapatan negara bukan pajak (PNBP) Rp1 triliun, rupiah murni pendamping sebesar Rp18,088 miliar, hibah luar negeri Rp295,99 miliar, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp237,41 miliar, dan badan layanan umum (BLU) Rp68,35 miliar.

Adapun pagu anggaran tersebut diajukan untuk 14 program KLHK.

"Komisi IV DPR selanjutnya akan membahas bersama eselon I mengenai pagu anggaran ini," ujar Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo dalam rapat kerja bersama Kementerian KLHK, Senin (9/9/2019).

Selain mengusulkan pagu anggaran, KLHK juga menyiapkan 11 program prioritas pada 2020. Program pengendalian daerah aliran sungai dan hutan lindung mendapat alokasi hingga Rp2,34 triliun. 

"Bagi 11 program dengan nilai Rp4,9 triliun dari pagu yang ada, kira-kira 53 persen dari dana Kementerian LHK untuk prioritas nasional," tutur Menteri LHK Siti Nurbaya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

klhk
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top