Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inflasi 2019 Diprediksi 3,41 Persen

Kenaikan inflasi pada Agustus 2019 juga dikarenakan tekanan pada harga emas.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 09 September 2019  |  15:23 WIB
Daftar penyumbang inflasi nasional Januari 2019. Foto:BPS
Daftar penyumbang inflasi nasional Januari 2019. Foto:BPS

Bisnis.com, JAKARTA -- Inflasi Indonesia secara keseluruhan tahun ini diprakirakan mencapai 3,41%.

Andri Asmoro, Kepala Ekonom Bank Mandiri, menyatakan bahwa Indonesia masih menjadi negara emerging market yang relatif stabil sepanjang perang dagang dan perlambatan ekonomi global.

Tercermin dari inflasi Agustus sebesar 3,49%, yang masih di bawah target 3,5% sampai 4,5%. Selain itu, dari sejumlah momentum krisis dunia, Indonesia juga relatif masih baik.

"Sekarang memang Indonesia pertumbuhannya 5,06% pada 2019, peluangnya bagaimana mendorong sisi household spending," kata Andri di Plaza Mandiri, Senin (9/9/2019).

Kenaikan inflasi pada Agustus 2019 juga dikarenakan tekanan pada harga emas. Menurut Andri Asmoro, kenaikan harga emas semata karena kondisi emas sebagai komoditi safe heaven bagi investor.

Namun untuk komoditas yang paling tinggi volatilitasnya, yaitu pangan malah tak menyumbangkan inflasi.

"Ini karena harga pangan juga mulai stabil usai momentum Lebaran," terangnya.

Dia menyatakan, inflasi masih ada peluang tumbuh dari konsumsi khususnya dari government expenditure atau belanja pemerintah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top