Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asean Sepakati Digitalisasi Perdagangan untuk Perkuat Integrasi

Negara anggota Asean sepakat memanfaatkan digitalisasi perdagangan dan teknologi Industri 4.0 untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 07 September 2019  |  16:25 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA—Negara anggota Asean sepakat memanfaatkan digitalisasi perdagangan dan teknologi Industri 4.0 untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, kesepakatan itu diperoleh dalam Pertemuan Tingkat Menteri Asean (Asean Economic Ministers/AEM) ke-51 di Bangkok, Thailand, pada Jumat (6/9/2019).

Adapun, Pertemuan AEM ke-51 ini adalah bagian dari rangkaian 51st AEM Meeting and Related Meetings yang berlangsung 5—10 September 2019.

Kesepakatan tersebut, menurut Mendag Enggartiasto, dijalankan dengan mengadopsi empat prioritas capaian Asean yang bertujuan mendukung kesiapan negara anggota dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

Keempat prioritas tersebut yaitu Asean Digital Integration Framework Action Plan (DIFAP), Guideline on Skilled Labour/Professional Services Development in Response to The Fourth Industrial Revolution (4IR), Asean Declaration on Industrial Transformation to Industry 4.0, dan Policy Guideline on Digitalisation of Asean Micro Enterprises.

“Saya sangat mengapresiasi pengadopsian keempat dokumen tersebut. Ini menunjukkan semakin berkembangnya arah kerja sama regional Asean,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Sabtu (7/9/2019).

Selain itu, menurutnya, kebijakan itu menunjukkan upaya Asean beradaptasi dengan kebutuhan zaman guna mempersiapkan kapasitas sumber daya manusia, industri, serta usaha kecil dan menengah (UKM) agar siap dan tanggap dalam menghadapi tantangan di era perdagangan digital.

Pada pertemuan tersebut, para Menteri juga mengkaji kembali implementasi Cetak Biru Masyarakat Ekonomi Asean (Asean Economic Community/AEC Blueprint) 2025, termasuk capaian atas 13 hasil ekonomi prioritas di bawah kepemimpinan Thailand di Asean pada 2019, serta sejumlah hubungan ekonomi eksternal Asean.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian perdagangan asean
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top