Bisnis Ritel Kesehatan & Kecantikan Diproyeksi Tumbuh 30% Tahun Ini

Pertumbuhan bisnis ritel segmen kesehatan dan kecantikan pada 2019 ditaksir menembus 30% dari capaian tahun lalu, jauh di atas pertumbuhan industri ritel modern secara keseluruhan yang diyakini tak sanggup menyentuh 6% tahun ini.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 02 September 2019  |  17:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan bisnis ritel segmen kesehatan dan kecantikan pada 2019 ditaksir menembus 30% dari capaian tahun lalu, jauh di atas pertumbuhan industri ritel modern secara keseluruhan yang diyakini tak sanggup menyentuh 6% tahun ini.

Consumer Behaviour Expert dan Executive Director Retail Service Nielsen Indonesia Yongky Susilo menjelaskan, pesatnya pertumbuhan bisnis ritel modern segmen kesehatan dan kecantikan (health and beauty) dipicu oleh perubahan gaya hidup masyarakat kelas menengah, yang mulai memperhatikan kesehatan dan penampilan diri.

“Pertumbuhannya kencang. Bisa sampai 30%, [karena]pengaruh tren digital juga. Semua ingin tampil di media sosial,” kata Yongky, yang juga staf ahli Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), kepada Bisnis.com.

Menurut data Aprindo, pertumbuhan ritel segmen kesehatan dan kecantikan pada semester I/2019 mencapai 20% secara year on year (yoy).

Angka tersebut jauh melampaui pertumbuhan pada periode yang sama tahun-tahun sebelumnya yang berada di kisaran 10%—11%.

“Pemilu kemarin berhasil mendongkrak penjualan kosmetik, terutama untuk penampilan wajah,” ungkapnya.

Dia menambahkan kinerja ritel modern segmen kesehatan dan kecantikan sangat ditopang oleh penjualan produk-produk kecantikan atau kosmetik.

Produk-produk tersebut berkontribusi 80% dari total keseluruhan penjualan perusahan ritel segmen tersebut.

Tren tersebut pada akhirnya mendesak para peritel segmen kesehatan dan kecantikan untuk menyusun strategi promosi yang tepat agar bisa bertahan di tengah ketatnya iklim kompetisi.

Pasalnya, karakteristik konsumen untuk produk kosmetik tidak bisa disamakan dengan karakteristik konsumen untuk produk kebutuhan sehari-hari.

“[Peran] influencer [sebagai strategi promosi ritel kesehatan dan kecantikan] penting. Mereka perlu digandeng dan dihadirkan ke gerai agar bisa bertatap muka langsung dengan konsumen. Tidak cukup hanya lewat media sosial saja.”

ritel segmen kesehatan dan kecantikan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ritel modern

Editor : Wike Dita Herlinda
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top