Sektor Maritim Indonesia Harus Siap Hadapi Era Industri 4.0

Sektor maritim Indonesia harus siap menghadapi revolusi industri 4.0 agar tidak ketinggalan dari negara lain, caranya dengan memanfaatkan teknologi informasi. 
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 25 Agustus 2019  |  19:59 WIB
Sektor Maritim Indonesia Harus Siap Hadapi Era Industri 4.0
Kapal petugas melakukan pemanduan dan penundaan kapal di perairan pandu luar biasa Selat Malaka dan Selat Singapura di Batam, Kepulauan Riau, Senin (10/4). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- Sektor maritim Indonesia harus siap menghadapi revolusi industri 4.0 agar tidak ketinggalan dari negara lain, caranya dengan memanfaatkan teknologi informasi. 

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Wisnu Handoko mengatakan tantangan global dalam menghadapi revolusi 4.0 adalah bagaimana kebijakan pemerintah disiapkan untuk menghadapi digitalisasi.

"Pengembangan vessel traffic service (VTS), pengembangan alat komunikasi pendukung industri logistik, serta cara menyikapi hoaks dalam program tol laut juga menjadi tantangan Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0," jelasnya dalam siaran pers, Minggu (25/8/2019).

Menurut Wisnu, Ditjen Perhubungan Laut sudah mengembangkan dan menerapkan Inaportnet dan Delivery Order Online di lima pelabuhan utama, yakni Tanjung Priok, Belawan, Tanjung Perak, Makassar, dan Tanjung Emas.

"Secara teknologi, ada kemungkinan di Indonesia akan ada kapal tanpa awak (drone), meski untuk beberapa tahun lagi dan secara bertahap. Ini harus disikapi dengan bijak oleh dunia pendidikan tinggi," ujar Wisnu.

Selain itu, Ditjen Perhubungan Laut juga mendorong penerapan sistem tiket online di berbagai pelabuhan di Indonesia, seperti Tanjung Emas, Muara Angke, Bau-bau, Tulehu, Tanjung Pinang, Surabaya, dan Tarakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
maritim, Revolusi Industri 4.0

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top