Kinerja Extra Effort 'Letoi', Shortfall Pajak Berpotensi Melebar

Sampai dengan Juli 2019, penerimaan pajak belum menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan. Ancaman pelebaran shortfall pun mengintai.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  10:28 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Sampai dengan Juli 2019, penerimaan pajak belum menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan. Ancaman pelebaran shortfall pun mengintai.

Data yang dihimpun Bisnis.com, mengungkapkan bahwa penerimaan pajak sampai Juli masih pada angka Rp707,06 triliun atau masih 44,8% dari target Rp1.577,56 triliun. Tak hanya itu, pertumbuhan penerimaan pajak juga hanya 2,9%.

Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan dalam arahannya menitikberatkan supaya persoalan penerimaan pajak ini menjadi catatan.

"Capaian tersebut melambat jika dibandingkan dengan pertumbuhan periode yang sama tahun 2018," kata Robert Pakpahan dikutip dari dokumen internal otoritas pajak, Jumat (23/8/2019).

Robert menjelaskan bahwa rendahnya penerimaan pajak ini merupakan implikasi dari dinamika eksternal seperti perlambatan aktivitas impor serta normalisasi harga komoditas dan tekanan restitusi.

"Perlu menjadi perhatian bersama bahwa kinerja ekstra effort utama kita belum cukup baik di antaranya dapat dilihat dari effort pengawasan yang negatif 28,8% dan secara total effort negatif 15,5%," tegas Robert.

Tren buruk penerimaan pajak berlanjut tahun ini. Pasalnya, selain pertumbuhan penerimaan pajak yang masih jauh dari ekspektasi, penerimaan pajak sampai akhir tahun diproyeksikan mencapai 91,1% atau hanya Rp1.437,1 triliun dari target sebesar Rp1.577,5 triliun.

Dengan realisasi penerimaan tersebut, maka outlook shortfall penerimaan pajak 2019 diperkirakan pada angka Rp140,4 triliun. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan dengan realisasi shortfall penerimaan pajak tahun 2018 yang hanya Rp108,1 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penerimaan pajak

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top