Ayo Siapa Mau! PT KAI Gratiskan Kereta Lokal Bersubsidi pada 17 Agustus

Direktur Utama Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro mengatakan bahwa program naik kereta lokal gratis itu sekaligus sosialisasi gerakan menggunakan transportasi massal berbasis rel.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  18:23 WIB
Ayo Siapa Mau! PT KAI Gratiskan Kereta Lokal Bersubsidi pada 17 Agustus
Edi Sukmoro - Bisnis.com/Choirul Anam

Bisnis.com, JAKARTA--PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan tiket dengan tarif Rp0 alias gratis untuk kereta api lokal atau komuter bersubsidi dan perintis dalam rangka memperingati HUT ke-74 Indonesia.

Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengatakan bahwa program naik kereta lokal gratis itu sekaligus sosialisasi gerakan menggunakan transportasi massal berbasis rel.

Menurutnya, masyarakat dapat menikmati perjalanan tanpa biaya dengan kereta tersebut untuk perjalanan pada Sabtu, 17 Agustus 2019. 

“Promo ini merupakan bentuk partisipasi KAI untuk menyemarakkan hari lahirnya kemerdekaan Republik Indonesia. Kami harap masyarakat dapat memanfaatkan semaksimal mungkin promo Rp0 ini dan menjadikan kereta api sebagai moda transportasi andalan bagi masyarakat,” katanya dalam siaran pers, Kamis (15/8/2019).

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menambahkan kereta ringan (light rail transit/LRT) Sumsel dapat digunakan gratis pada 17 Agustus 2019. Meskipun gratis, masyarakat tetap harus memiliki tiket dengan nominal Rp0 yang didapatkan di loket stasiun keberangkatan secara go-show

"Kuota tiket gratis ini sesuai dengan toleransi kapasitas maksimum masing-masing kereta api," ujar Aida.

Dia menambahkan mulai 30 Juli 2019, KAI menerapkan aturan baru terkait jenis sepeda yang boleh dibawa ke dalam kereta api. Jenis sepeda yang diperbolehkan naik adalah hanya sepeda lipat dengan ketentuan berat maksimal 20 kg dan ukuran roda maksimal 22 inci.

Sepeda lipat yang dibawa harus disimpan di dalam kereta penumpang. Penumpang tidak diperkenankan menyimpannya di dalam kereta makan atau di sambungan antarkereta. 

Terkait teknis penyimpanannya, imbuhnya, sepeda lipat harus dalam keadaan terlipat dan dimasukkan ke dalam bagasi atau ruang kosong sekitar kursi masing-masing penumpang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pt kai, LRT

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top