AP I Libatkan Incheon Airport dalam Ekspansi Pengelolaan Bandara

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan bahwa kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan dengan Presiden CEO IIAC Koo Bon Hwan, di Incheon, Korea Selatan.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  12:35 WIB
AP I Libatkan Incheon Airport dalam Ekspansi Pengelolaan Bandara
Dirut Angkasa Pura I Faik Fahmi memberikan penjelasa pada diskusi Peluang dan Tantangan Industri Penerbangan Indonesia di Era Asean SAM di Jakarta, Rabu (25/4/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA--PT Angkasa Pura I (Persero) menggandeng Incheon Internasional Airport Corporation (IIAC), Korea Selatan untuk menjajaki peluang kerja sama pengelolaan bandara baik di dalam maupun luar negeri, serta berbagai peluang kerja sama lainnya.

Direktur Utama Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi mengatakan bahwa kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang dilakukan dengan Presiden CEO IIAC Koo Bon Hwan, di Incheon, Korea Selatan.

"Kami gembira dapat melakukan kerja sama dengan salah satu perusahaan pengelola bandara terbaik di dunia. Hal ini akan semakin meningkatkan kepercayaan diri dan optimisme kami dalam bersaing mendapatkan kontrak kerja sama pengelolaan bandara baik di dalam negeri maupun luar negeri," katanya dalam siaran pers, Rabu (14/8/2019).

Saat ini, dia menambahkan AP I dalam proses penugasan untuk mengelola beberapa bandara milik Kementerian Perhubungan seperti Bandara APT Pranoto Samarinda, Bandara Sentani Jayapura, Bandara Juwata Tarakan, serta Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk.

Selain itu, AP I juga sedang mengikuti tender untuk mendapatkan kontrak kerja sama pengelolaan Bandara Komodo Labuan Bajo dan Bandara Hang Nadim Batam.

Menururnya, kerja sama itu sebagai tahap awal fokus pada upaya untuk menangkap peluang kerja sama pengembangan dan pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam yang ditender oleh Kemenhub.

AP I akan membentuk konsorsium dalam rangka partisipasi seleksi kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) Bandara Hang Nadim.

Faik menuturkan nota kesepahaman itu juga mencakup rencana pengelolaan bandara di luar negeri, antara lain Bandara King Abdul Aziz di Jeddah, Bandara di Kuwait, serta bandara regional lainnya yang memungkinkan.

"Hal ini tentunya akan semakin memperkuat portofolio kami sebagai perusahaan pengelola bandara kelas dunia," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara ngurah rai, angkasa pura i

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top