Pascagempa & Tsunami Palu, Kemenhub Benahi Terminal Tipe A di Sulteng

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau langsung fasilitas Terminal Bus Tipe A Induk Mamboro di Sulawesi Tengah. Diakuinya, terminal ini diperlukan sejumlah perbaikan-perbaikan pada bangunan fisik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 11 Agustus 2019  |  11:56 WIB
Pascagempa & Tsunami Palu, Kemenhub Benahi Terminal Tipe A di Sulteng
Menhub Budi Karya. - Rinaldi M. Azka

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah bencana gempa dan tsunami di Palu, Kementerian Perhubungan pastikan akan merehabilitasi Terminal Tipe A Mamboro, di Sulawesi Tengah dengan menambah angkutan pengumpan pada 2020 mendatang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau langsung fasilitas Terminal Bus Tipe A Induk Mamboro di Sulawesi Tengah. Diakuinya, terminal ini diperlukan sejumlah perbaikan-perbaikan pada bangunan fisik.

“Saya tinjau disini ke adaannya kurang baik oleh karenanya saya akan tugaskan kepada Dirjen Perhubungan Darat untuk melakukan perbaikan tetapi menurut hemat saya tidak saja perbaikan, tapi perlu dilihat apakah ada angkutan bus AKAP yang tidak [masuk] ke terminal ini,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu (11/8/2019).

Dia mengatakan tidak hanya akan memperbaiki bangunan fisik terminal, tetapi berencana menambah fasilitas berupa angkutan pengumpan dari sejumlah titik menuju Terminal Mamboro.

“Oleh karenanya, kita harus menginisiasi angkutan feeder dari satu tempat ke tempat yang lain yang kita bisa subsidi dari pusat kota ke sini atau dari sini ke Pantoloan sehingga ada suatu konektivitas antara pusat keramaian ke sini,” jelasnya.

Menurutnya, tanpa feeder, angkutan bus AKAP ini tidak akan mau masuk ke Terminal Tipe A tersebut.

Dia akan mengalokasikan anggaran penambahan angkutan pengumpan pada 2020. Nantinya pihaknya akan memberikan subsidi terhadap angkutan feeder.

“Saya tugaskan Dirjen Perhubungan Darat untuk memberikan anggaran ke sini untuk dilakukan perbaikan setelah menarik kalau bisa paling lambat Januari 2020 kita anggarkan feeder. Feeder itu penting,” tegasnya.

Dia mengharapkan nantinya setiap jam akan ada 4 unit feeder sehingga dalam 10 jam minimal akan ada 40 trayek yang melayani di Terminal Mamboro.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kemenhub

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top