Bupati Bogor Ingin Lanud Atang Senjaya Jadi Bandara Komersial

Bupati Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin mendesak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengenai pembangunan bandara komersial di kabupaten tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  15:07 WIB
Bupati Bogor Ingin Lanud Atang Senjaya Jadi Bandara Komersial
Bupati Bogor Ade Yasin - Antara/M. Fikri Setiawan

Bisnis.com, CIBINONG – Bupati Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin mendesak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengenai pembangunan bandara komersial di kabupaten tersebut.

"Itu usulan kami  kepada Pak Gubernur Ridwan Kamil karena kan kelihatannya Bandara Kertajati di Majalengka juga masih jauh ya," kata Ade di Cibinong, ibu kota Kabupaten Bogor, pada Kamis (1/8/2019).

Dia mengusulkan perubahan status Landasan Udara Atang Senjaya di Kemang, Kabupaten Bogor, yang biasa dioperasikan TNI Angkatan Udara (AU), menjadi bandara komersial sehingga bisa digunakan oleh masyarakat umum.

Menurut Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, pemerintah tidak memerlukan biaya besar layaknya membangun bandara baru karena secara fisik Lanud Atang Senjaya memadai untuk melayani penerbangan komersial.

"Tinggal landasan pacunya saja diperpanjang. Jadi, secara fisik sudah siap, tidak perlu pembebasan tanah, tidak perlu membangun landasan lagi. Saya pikir biayanya lebih murah dengan memanfaatkan bandara ini," paparnya.

Desakannya itu bukan tanpa alasan, menurut Ade Yasin, jika  Bogor memiliki bandara komersial, akan memuluskan program The City of Sport and Tourism, yakni mendongkrak angka kunjungan wisata di Kabupaten Bogor.

Ade mengutarakan pelayanan transportasi udara ke Bogor akan menjadi alternatif ketika lalu lintas Jakarta sering macet.

"Orang lebih mudah dari luar kota langsung ke bandara situ, tidak perlu merasakan kemacetan di Jakarta. Kemudian ke Sukabumi juga aksesnya lebih mudah," kata Ade Yasin.

Selain berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat dan pihak Lanud Atang Senjaya, Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan.

"Kalau Kementerian Perhubungan sudah oke, [pengelola] Atang Senjaya sudah oke, Gubernur sudah oke, tinggal Angkasa Pura masuk situ, jadi deh," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bogor, bandara

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top