Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tarik Investasi, Pemerintah Daerah Harus Inovatif

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menilai pemerintah daerah harus inovatif dan tidak hanya mengandalkan sumber daya alam.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  10:25 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro (kedua kanan) dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan (kedua kiri) dalam Press Conference Indonesia Development Forum 2019, di Jakarta, Senin (22/7/2019). Bisnis - Gloria F.K. Lawi.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro (kedua kanan) dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan (kedua kiri) dalam Press Conference Indonesia Development Forum 2019, di Jakarta, Senin (22/7/2019). Bisnis - Gloria F.K. Lawi.

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menilai pemerintah daerah harus inovatif dan tidak hanya mengandalkan sumber daya alam.

Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang P.S. Brodjonegoro menyatakan Indonesia harus membuka sumber lapangan kerja sendiri lebih banyak.

Dia menegaskan bahwa harus ada pertumbuhan investasi khususnya tak hanya tergantung pada sumber daya alam. Ke depan, pemerintqh harus mengelola industri olahan bernilai tambah tinggi.

Selain itu, pemerintah daerah perlu memberi iklim yang memudahkan kehadiran wirausaha.

Bambang menyebut para wiraysaha UMKM harus mengarah ke skala global. Langkah menuju produk berskala global ini bisa terwujud melalui digitalisasi.

"Kini bagaimana mendekatkan pengusaha dengan digitalisasi," tuturnya di JCC, Selasa (23/7/2019).

Bambang juga mengimbau agar pemda mulai mengembangkan keahlian dari tenaga kerja sendiri. Khususnya, pendidikan vokasi harus menjadi perhatian.

"Karena pendidikan vokasi ini harapan kita agar para angkatan kerja lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Sehingga mau tidak mau vokasi kita harus punya kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja," terangnya.

Bambang berharap sejumlah tantangan tersebut jika terjawab maka akan membantu mendorong minat investasi pelaku usaha.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top