Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Membutuhkan Investasi Sektor Pendidikan

Untuk mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, secara fundamental Indonesia membutuhkan investasi bidang pendidikan.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 23 Juli 2019  |  14:16 WIB
Indonesia Membutuhkan Investasi Sektor Pendidikan
Ilustrasi - Praktik mengajar dalam program KKN Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Thailand. - Bisnis/Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Untuk mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, secara fundamental Indonesia membutuhkan investasi bidang pendidikan.

Profesor Ekonomi dan Carl Marks, Cornell University Kaushik Basu menyatakan, untuk mendorong lapangan kerja inklusif guna meningkatkan perekonomian Indonesia memerlukan kebijakan yang radikal dalam sektor pendidikan.

Menurut Kaushik, investasi diperlukan untuk mengarahkan sektor pendidikan Indonesia menjadi kreatif dan inovatif serta saintifik. Selain itu juga pendidikan Indonesia menjadi lebih kuat secara teknis dan mekanis mengandalkan teknologi.

"Saya optimistis perekonomian Indonesia sudah melalui banyak krisis dari 1998 dan 2008 lalu tetap bangkit dan terjaga pada 5,2%. Indonesia masih bisa tumbuh lebih bahkan hingga 7% per tahun," kata Kaushik di JCC, Senin (22/7/2019).

Bisnis.com mencatat saat ini Pemerintah Indonesia tengah mendorong pendidikan dan pelatihan vokasi (Technical and Vocational Education Training/TVET) menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas angkatan kerja Indonesia. Guna mendapatkan kualitas itu perlu kebijakan yang mendorong industri aktif terlibat dalam kerja sama dengan pendidikan vokasi.

Senior Education Specialist World Bank Javier Luque menyatakan, saat ini beberapa Sekolah Menengah Kejuruan sudah cukup berhasil mendidik pelajar-pelajar berkualitas. Sistem pendidikan SMK juga telah mulai menganalisis tren kebutuhan pasar.

Begitu pula Country Economist Indonesia dari Asian Development Bank (ADB) Emma R. Allen menyatakan, agar para murid yang bakal menjadi calon pekerja juga memerlukan bimbingan untuk mengetahui tipe pekerjaan apa yang tersedia bagi mereka pada masa depan.

"Sehingga pelatihan mereka nantinya akan sesuai dengan jenis pekerjaan yang mereka inginkan," papar Emma.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan
Editor : Achmad Aris
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top