CKB Logistics Menilai Bisnis Pusat Logistik Berikat Sangat Menjanjikan

Direktur Utama CKB Logistics Iman Sjafei menuturkan dari sebanyak tujuh lokasi pusat logistik berikat yang dikelola terjadi proses arus barang yang lebih cepat dan efisien. 
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 22 Juli 2019  |  16:59 WIB
CKB Logistics Menilai Bisnis Pusat Logistik Berikat Sangat Menjanjikan
Petugas keamanan berjaga di salah satu Pusat Logistik Berikat (PLB) di Indonesia di Kawasan Industri Krida Bahari, Cakung, Jakarta Utara, Kamis (10/3/2016). - Antara/Widodo S. Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA – PT Cipta Krida Bahari (CKB), anak perusahaan PT ABM Investama Tbk. (ABM) mengembangkan Pusat Logistik Berikat (PLB) dari semula satu lokasi hingga menjadi tujuh lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Utama CKB Logistics Iman Sjafei menuturkan dari sebanyak tujuh lokasi pusat logistik berikat (PLB) yang dikelola terjadi proses arus barang yang lebih cepat dan efisien. 

"Importir juga diuntungkan karena barang-barangnya tidak langsung terkena beban pajak sebelum keluar dari PLB," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (22/7/2019).

Dia menjelaskan, salah satu PLB yang dikelola oleh CKB Logistics berlokasi di Cakung, Jakarta Timur menampung banyak unit alat berat dan suku cadang dari berbagai industri yang selama ini banyak dititipkan di Singapura. 

Di Cakung, CKB Logistics mengoperasikan lahan seluas 124.000 m2 dan melayani lebih dari 50 perusahaan sebagai mitra kerjanya.

Pada 2019, CKB Logistics melakukan ekspansi dengan menambah kapasitas gudang di Surabaya seluas 18.000 m2 sehingga total kapasitasnya menjadi 42.500 m2 yang berlokasi di Central Business Park Osowilangon mencakup fasilitas PLB dan akan mulai beroperasi di awal Oktober 2019. 

"Kami optimis dengan iklim usaha yang semakin positif bisnis logistik akan terus membaik. Dengan tingkat efisiensi yang lebih baik, daya saing industri nasional juga akan meningkat," imbuhnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bea & Cukai (DJBC), sejak diluncurkan pada 2016 sudah ada 95 PLB di 144 lokasi di seluruh Indonesia. 

Perkembangan PLB yang sangat cepat membuktikan bahwa bisnis itu merupakan salah satu solusi yang dibutuhkan oleh pelaku industri baik eksportir dan importir untuk menyimpan bahan baku, mesin atau alat produksi dan barang jadi sehingga menciptakan sistim perdagangan menjadi lebih praktis dan efisien. 

Saat ini, CKB Logistics mempunyai tujuh gudang multifungsi PLB yang berlokasi di Cakung, Marunda, Cilegon, Karawang, Surabaya dan Balikpapan dengan tingkat okupansinya per 30 Juni 2019 telah mencapai 91 persen. 

Fasilitas gudang PLB milik CKB Logistics pada umumnya banyak dimanfaatkan oleh para pelaku usaha yang bergerak di industri tambang, migas, konstruksi, besi baja, ban, tekstil, tembakau, kimia dan aviasi.

Iman menuturkan, ada banyak keuntungan yang dapat diperoleh pemerintah sebagai regulator dengan makin banyaknya PLB. Pertama, PLB menarik foreign direct investment untuk membangun manufaktur di Indonesia.

Kedua, mengurangi potensi kongesti pelabuhan dan mempercepat dwelling time. Ketiga, alur pengawasan barang impor lebih tertata dengan baik. Keempat, penerimaan bea masuk meningkat. Kelima, menjadikan Indonesia sebagai hub logistik di Asia Pasifik.

"Kami terus berupaya menjadi operator PLB terbaik, sehingga loyalitas pelanggan tetap terjaga. CKB Logistics juga akan terus mengambil inisiatif untuk mengoptimalkan peluang ekonomi dan mendorong terciptanya efisiensi di industri logistik nasional," jelasnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ckb logistic, pusat logistik berikat

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top