Bendungan Sei Gong Mulai Diisi, Pasokan Air Bersih di Batam Bertambah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan pengisian pada Bendungan Sei Gong di Batam yang konstruksinya telah rampung. Bendungan ini bakal menopang kebutuhan air bersih di Batam yang diperkirakan bakal terus meningkat.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 21 Juli 2019  |  14:12 WIB
Bendungan Sei Gong Mulai Diisi, Pasokan Air Bersih di Batam Bertambah
Pekerja mengoperasikan alat berat dan truk untuk meratakan dan memindahkan tanah pada proyek pembangunan Bendungan Sei Gong di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (2/3/2018). - JIBI/Zufrizal

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan pengisian pada Bendungan Sei Gong di Batam yang konstruksinya telah rampung. Bendungan ini bakal menopang kebutuhan air bersih di Batam yang diperkirakan bakal terus meningkat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dalam beberapa tahun ke depan Kota Batam diestimasi mengalami defisit air bersih seiring dengan perkembangan kota sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau. “Oleh karena itu penting untuk mengoptimalkan potensi air yang tersedia, salah satunya dengan menampung aliran Sungai Gong," ujarnya melalui siaran pers, Minggu (21/7/2019).

Sebagaimana diketahui, Bendungan Sei Gong merupakan 1 dari 49 bendungan baru yang dibangun oleh sejak 2015. Pembangunan Bendungan Sei Gong dimulai pada 2015 dan penyediaan lahan untuk bendungan didukung oleh Badan Pengelola (BP) Batam. Pembangunan bendungan menelan biaya dari APBN sebesar Rp 238,44 miliar.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Hari Suprayogi menambahkan Bendungan Sei Gong akan menambah tampungan air di Kepulauan Riau sebanyak 11,8 juta meter kubik. Bendungan ini juga bisa memasok kebutuhan air baku sebanyak 400 liter per detik. Air baku akan diolah di instalasi pengolahan air Batam. "Indonesia kaya akan air, dengan curah hujan sekitar 2,8 triliun m3/tahun. Untuk Kepulauan Riau kira-kira sebesar 0,2 persen dari jumlah tersebut," ujarnya.

Yogi menambahkan, setelah Bendungan Sei Gong terisi penuh, pihaknya akan melakukan proses desalinasi atau menghilangkan kadar garam berlebih dalam air untuk mendapatkan kualitas air tawar yang baik.  Kemudian, instalasi pengolahan air lengkap dengan pipa saluran air akan dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Batam

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bendungan

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top