Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produsen Rokok Elektrik Diminta Tak Jualan di Mini Market

Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) menyarankan agar para produsen rokok elektrik mengikuti alur penjualan dan produksi yang sudah direkomendasikan.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  07:05 WIB
Ilustrasi rokok vape elektronik. - Bisnis/Abdullah Azzam
Ilustrasi rokok vape elektronik. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) menyarankan agar para produsen rokok elektrik mengikuti alur penjualan dan produksi yang sudah direkomendasikan.

Hal itu menanggapi rencana penjualan rokok elektrik di luar toko spesialisasi oleh Juul Labs, salah satunya melalui mini market. APVI menyatakan akan berdiskusi dengan pihak Juul Labs.

Asosiasi berharap Juul Labs dapat bekerja sama dengan produsen lokal dan membantu mengedukasi masyarakat mengenai produk alternatif yang lebih aman.

Ketua Bidang Organisasi APVI Garindra Kartasasmita mengatakan penjualan rokok elektrik di mini market memang belum diatur oleh pemerintah. Namun, asosiasi sudah menjaga agar para produsen maupun distributor tidak menjual di mini market sehingga tidak disalahgunakan untuk pengguna di bawah umur.

“Kami akan segera menjalin komunikasi kembali dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian agar dapat membuat kembali sebuah regulasi yang mengatur flow penjualan produk vape itu sendiri,” ujarnya kepada Bisnis baru-baru ini.

Sementara itu, Country General Manager Juul Labs Indonesia Kent Sarosa mengatakan ekspansi penjualan di luar toko spesialisasi rokok elektrik sejalan dengan misi perusahaan yakni untuk meningkatkan kualitas hidup 67 juta perokok dewasa lokal.

Dia menyatakan, Juul Labs berkomitmen untuk mencegah penggunaan di bawah umur.

“Kami memiliki kode pemasaran dan iklan yang ketat. Kami tidak menggunakan media sosial untuk pemasaran, kecuali Twitter yang hanya digunakan untuk komunikasi non-promosi seperti studi ilmiah dan rekrutmen,” katanya kepada Bisnis.

Chief Product Officer Juul Labs James Monsees sebelumnya mengatakan prodil Juul akan dijual di lebih dari 1.000 jaringan PT Erajaya Swasembada Tbk., melalui kerja sama dengan anak perusahaannya PT Jagad Utama Lestari (PT JUL). Selain itu, imbuhnya, produk Juul juga akan tersedia di mini market.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rokok elektrik
Editor : Galih Kurniawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top