Pelayaran Antarpulau, Ini Dua Rute Baru Salam Pacific Indonesia Lines

Untuk memperkuat penetrasi pelayaran di kawasan timur Indonesia, PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) membuka dua rute pelayaran baru Surabaya – Kendari dan Surabaya – Teluk Bintuni.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 11 Juli 2019  |  17:22 WIB
Pelayaran Antarpulau, Ini Dua Rute Baru Salam Pacific Indonesia Lines
Aktivitas kapal pengangkut peti kemas di Pelabuhan Jayapura, Papua, yang dikelola oleh Pelindo IV, Rabu (15/11). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, SURABAYA - Untuk memperkuat penetrasi pelayaran di kawasan timur Indonesia, PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) membuka dua rute pelayaran baru Surabaya – Kendari dan Surabaya – Teluk Bintuni.

National Sales Manager SPIL Albertus Hartanto mengatakan bahwa dibukanya rute pelayaran baru tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan perekonomian di kawasan timur. Selain itu, pembukaan rute itu sekaligus bisa ikut menurunkan biaya logistik dan mengurangi disparitas harga barang antar daerah.

“Pada akhir Mei lalu SPIL telah membuka rute Surabaya – Kendari, dan sekarang kapal KM Oriental Ruby baru saja berlayar untuk membuka jalur baru Surabaya - Teluk Bintuni,” katanya dalam siaran pers, Kamis (11/7/2019).

Dia mengatakan pelayaran perdana kapal tersebut dipekirakan akan tiba di Teluk Bintuni pada 20 Juli mendatang, dengan sebelumnya menyinggahi beberapa pelabuhan, diantaranya pelabuhan Sorong di Papua Barat.

“Untuk membantu kelancaran jalur distribusi ke timur Indonesia ini, kapal ini akan berlayar secara reguler setiap minggu dengan pelayanan pengiriman yang konsisten,” katanya.

Dia mengklaim SPIL merupakan kapal kargo kontainer pertama yang sandar di pelabuhan Teluk Bintuni, karena sebelumnya sebelumnya hanya kapal curah dan kapal penumpang yang singgah.

“Adapun dengan adanya dua rute baru itu, telah menambah daftar layanan SPIL yang ini mencapai 38 rute pelayaran. Kami pun optimis bahwa industri logistik masih akan terus bertumbuh,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelayaran, insa

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top