IKAI Operasikan Swiss-Belinn Gajah Mada Medan

Untuk meningkatkan pendapatan sekaligus kontribusi terhadap pariwisata, Intikeramik Alam Asri (IKAI) meluncurkan Swiss-Belinn Gajah Mada Medan yang memiliki 108 kamar.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 11 Juli 2019  |  21:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk meningkatkan pendapatan sekaligus kontribusi terhadap pariwisata, Intikeramik Alam Asri (IKAI) meluncurkan Swiss-Belinn Gajah Mada Medan yang memiliki 108 kamar.

I Gede Wahyu, Head of Property Management Intikeramik Alam Asri menyampaikan bahwa Medan adalah pintu gerbang wilayah Sumatra Utara dan Aceh. Banyak perusahaan yang memiliki kantor cabang/wilayah maupun kantor regional di Medan. Swiss-Belinn Gajah Mada Medan diluncurkan melalui entitas anak usaha yakni PT Saka Mitra Sejati.

Swiss-Belinn Gajah Mada Medan dikelola oleh Swiss Belhotel Internasional, manajemen perhotelan berskala internasional dengan lebih dari 150 hotel di seluruh dunia. Jumlah kamar yang dimiliki oleh Swiss-Belinn Gajah Mada Medan sebanyak 108 kamar ditambah ruang meeting  berkapasitas 500 orang dan tempat parkir yang memadai.

Selaras dengan proyeksi bisnis IKAI, Medan merupakan pusat bisnis untuk wilayah Sumatra, Swiss-Belinn Gajah Mada Medan ditargetkan memberikan kontribusi pendapatan senilai Rp25 miliar per tahun.

“Fasilitas MICE yang ditawarkan Swiss-Belinn Gajah Mada Medan adalah value for money. Karakter pelanggan Medan dari segi Pendidikan, selera dan kekuatan spending-nya tinggi, jadi mereka cukup selektif dalam memilih fasilitas akomodasi," tulis Wahyu dalam keterangan resmi, Kamis (11/7/2019).

Swiss-Belinn Gajah Mada Medan sudah terintegrasi dengan model pasar terkini seperti personalisasi layanan, utilisasi teknologi informasi dan pemasaran online. Dengan begitu, Swiss-Belinn Gajah Mada Medan dapat meraih pasar bisnis yang menggunakan teknologi informasi untuk melakukan pemesanan kamar.

Namun, seperti diketahui, operator Swiss-Belhotel juga sudah memiliki pondasi pemasaran konvensional yang solid dalam menjual kamar, fasilitas meeting dan lainnya melalui network marketing. Jaringan Swiss-Belhotel mempunyai regional sales office di jakarta, sehingga memudahkan Swiss-Belinn Gajah Mada Medan untuk menjangkau pasar Jakarta.

Swiss-Belhotel juga memiliki 70 properti di seluruh indonesia, dengan begitu, pelanggan dengan program membership mendapatkan kemudahan dan harga khusus saat melakukan pemesanan kamar dan fasilitas lainnya.

Langkah ini semakin memantapkan perluasan bisnis IKAI ke perhotelan dan properti, selain untuk menyerap produksi keramik “Essenza” juga dimaksudkan sebagai recurring income bagi bisnis IKAI. Selain itu, diproyeksikan, IKAI akan mendapat kenaikan NAV (Net Asset Value) atau kenaikan dari pertumbuhan dari nilai aset itu sendiri.

Sebagai informasi, IKAI berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang membaik dengan nilai laba kotor yang naik secara bertahap sejak 2018. Hal ini adalah cerminan dari berhasilnya strategi yang diterapkan manajemen perusahaan dengan mengkombinasikan antara industri manufaktur keramik dengan industri perhotelan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
medan

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top