Per 1 Agustus, Stasiun Taman Kota Sudah "Cashless"

Stasiun Taman Kota, Kembangan Jakarta Barat siap menghentikan layanan tiket harian berjaminan per 1 Agustus 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  16:07 WIB
Per 1 Agustus, Stasiun Taman Kota Sudah
Penumpang menempelkan kartu KRL di gerbang masuk Stasiun Juanda Jakarta, Senin (23/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Stasiun Taman Kota, Kembangan Jakarta Barat siap menghentikan layanan tiket harian berjaminan (THB) per 1 Agustus 2019.

Kepala Stasiun Taman Kota Caryudi mengatakan bahwa pihaknya siap berhenti menerima uang fisik untuk pembelian tiket harian berjaminan (THB) per 1 Agustus atau cashless.

Kesiapan itu dapat dilihat dari sosialisasi yang intensif dilakukan petugas ke para pengguna kereta rel listrik (KRL) Commuter Line.

“Sejak April telah kami sosialisasikan, baik secara lisan maupun tertulis. Di peron kereta, ada petugas yang terus memberi tahu bahwa Stasiun Taman Kota berhenti menjual THB per 1 Agustus,” katanya seperti dilaporkan Antara, Rabu (10/7/2019).

Tidak hanya itu, ia menjelaskan satu unit mesin isi ulang saldo kartu multi trip (KMT) juga tersedia guna memudahkan penumpang yang enggan mengantre di loket.

Saat layanan THB diberhentikan pada 1 Agustus, Caryudi memastikan petugas akan siap sedia berjaga di sekitar mesin isi ulang, pintu masuk, dan loket kereta.

Keberadaan petugas di tiap titik stasiun, menurutnya, bertujuan mengarahkan penumpang agar langsung membeli KMT sehingga dapat naik Commuter Line.

“Ya kami kerahkan petugas juga buat membantu penumpang yang jarang naik KRL, ataupun mereka yang awam dengan KMT dan uang elektronik,” tambah Caryudi.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menghentikan penjualan THB di lima titik yaitu Stasiun Taman Kota, Stasiun Palmerah, Stasiun Universitas Indonesia, Stasiun Cikini, dan Stasiun Sudirman.

Saat penjualan THB diberhentikan, penumpang hanya dapat masuk ke peron lima stasiun tersebut menggunakan uang elektronik atau KMT yang dapat dibeli di seluruh loket stasiun.

Berbeda dengan THB yang dijual sesuai dengan jarak ke stasiun tujuan, KMT dengan saldo Rp10.000 dijual seharga Rp30.000.

Nantinya, pengguna KRL Commuter Line dapat mengisi ulang saldonya di loket atau mesin isi ulang otomatis yang tersedia di stasiun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
krl, krl jabodetabek

Sumber : Antara

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top