Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Kata SSIA Tanggapi Ajakan JSMR Garap Lahan Industri

Saat ini, PT Surya Semesta Internusa memiliki lahan seluas 1.100 hektare untuk dikembangkan menjadi kawasan industri.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 08 Juli 2019  |  08:35 WIB
Surya Semesta Internusa - Istimewa
Surya Semesta Internusa - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Marga Tbk. berniat terjun ke bisnis pengembangan lahan industri dengan menggandeng PT Surya Semesta Internusa Tbk. Lantas apa kata manajemen Surya Semesta Internusa?

Presiden Direktur SSIA Johannes Suriadjaja membenarkan rencana Jasa Marga untuk bermitra dengan perseroan dalam pengembangan lahan industri di Subang. Namun, perincian terkait dengan kemitraan dengan Jasa Marga masih dirundingkan. 

"Ya, benar [Jasa Marga] sudah [menyatakan minat] dan kami masih membicarakannya," ujar Johannes kepada Bisnis.com, pekan lalu.

Berdasarkan catatan Bisnis, SSIA telah mengantongi izin pengembangan kawasan industri seluas 2.000 hektare di Subang.

Saat ini, perseroan telah memiliki lahan seluas 1.100 hektare untuk dikembangkan menjadi kawasan industri.

Johannes menyebutkan bahwa sejauh ini telah ada permintaan awal sebesar 200 hektare dari sejumlah investor dari berbagia negara, mulai dari Jepang, Korea Selatan, China, Amerika Serikat, dan sejumlah negara di Eropa.

Johannes mengemukakan bahwa iklim usaha pengembangan kawasan industri tengah bergairah dan menyerupai siklus yang terjadi pada 2009.

Saat itu, katanya, kepercayaan diri pengusaha meningkat setelah Susilo Bambang Yudhoyono terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia untuk kedua kalinya.

Dia menuturkan bahwa SSIA akan memulai prapenjualan pada 2020 atau hampir bersamaan dengan pengoperasian tahap pertama Pelabuhan Patimban. "Persiapannya tahun ini ya. Banyak investor itu tergantung kebijakan pusat dan daerah yang bisa sesuai atau tidak dengan minat investor, itu penting. Jangan tidak disambut karena Indonesia butuh FDI [foreign direct investment/penanaman modal asing]!" jelasnya.

Pada tahap pertama, Surya Internusa bakal menggarap lahan seluas 250 hektare yang bisa menampung 25—25 perusahaan.

Head of Investor Relation SSIA Erlin Budiman mengatakan bahwa perseroan perlu merogoh kocek sebanyak Rp1,50 triliun untuk pembangunan infrastruktur kawasan industri di tahap pertama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa marga surya semesta internusa lahan industri
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top