Tiket Pesawat Mahal, Pemudik NTB Pilih Bus dan Kapal Laut

Pemudik di Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai cenderung memilih menggunakan bus dan kapal laut ketimbang pesawat menyusul harga tiket pesawat yang mahal.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  21:40 WIB
Tiket Pesawat Mahal, Pemudik NTB Pilih Bus dan Kapal Laut
Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah (kanan) bersama sejumlah pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) NTB dan Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Bayu Windia (ketiga dari kanan) saat melakukan pengecekan di Terminal Mandalika, Kota Mataram, Jumat (31/5/2019). - ANTARA

Bisnis.com, MATARAM - Pemudik di Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai cenderung memilih menggunakan bus dan kapal laut ketimbang pesawat menyusul harga tiket pesawat yang mahal.

"Memang ada tren perubahan pada tahun ini, dari moda transportasi udara ke bus atau kapal laut," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat Lalu Bayu Windia, Jumat (31/5/2019).

Menurutnya, peralihan moda transportasi ini wajar di tengah mahalnya harga tiket pesawat. "Kenapa pindah, karena kalau pakai transportasi laut dan darat itu jauh lebih murah. Kalau pesawat satu orang bisa Rp1,5 juta. Itu kalau sendiri, belum hitung istri dan anak, sudah berapa. Tapi itu contoh," ucapnya.

"Semua rute harga tiket pesawat tinggi, tapi kita belum tahu seberapa besar persentase penurunannya," tambah Bayu.

Bayu menyatakan, meski penumpang pesawat mengalami penurunan, tidak lantas berpengaruh terhadap ketersediaan moda transportasi lain seperti bus dan kapal laut.

"Jumlah moda transportasi kita itu ada 21.000, sedangkan prediksi pemudik itu ada 19.000 orang. Jadi antara jumlah angkutan dan penumpang kita aman lah. Semua pemudik masih bisa terangkut," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan seluruh fasilitas terminal, bandara, dan pelabuhan termasuk armada angkutan Lebaran pada arus mudik tahun ini sudah siap. "Termasuk posko keamanan angkutan semua sudah siap," katanya.'

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top