Polda Banten Siapkan 800 Personel di Pelabuhan Merak

Sekitar 800 personel anggota Polri secara khusus disiagakan di Pelabuhan Merak, Banten, dalam upaya memberikan jaminan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan pemudik dengan menyiagakan personel selama 24 jam.
Newswire | 30 Mei 2019 22:18 WIB
Foto udara ribuan kendaraan pemudik tujuan Pulau Sumatra antre sebelum memasuki kapal roro di Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (30/5/2019). Puncak arus mudik di Pelabuhan Merak diprediksi terjadi pada 31 Mei - 2 Juni 2019. - Antara/Dziki Oktomauliyadi

Bisnis.com, MERAK, BANTEN – Sekitar 800 personel anggota Polri secara khusus disiagakan di Pelabuhan Merak, Banten, dalam upaya memberikan jaminan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan pemudik dengan menyiagakan personel selama 24 jam.

Kepolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir di Merak, Kamis mengatakan, berbagai upaya telah dirumuskan demi kelancaran arus mudik lebaran tahun 2019 di Pelabuhan Merak, salah satunya dengan mengalihkan kendaraan roda enam atau truk ke Pelabuhan BBJ Bojonegara, Cilegon.

"Pengalihan truk ini baru dilaksanakan tahun ini, sebelumnya belum pernah. Jadi ada Pelabuhan BBJ di Bojonegara yang selama ini tidak pernah digunakan untuk pengangkutan kendaraan roda 6. Kita alihkan seluruhnya kesana, sehingga mengurangi antrian roda 2 dan 4 disini," kata Irjen Pol Tomsi Tohir saat meninjau Pelabuhan Merak.

Bersama dengan instansi terkait lainnya, Polda Banten telah menyiapkan sekitar 800 personel di Merak yang disiagakan 24 jam selama arus mudik. Rencananya pada Kamis (30/5/2019) malam ini dilakukan perkuatan dengan menambah jumlah personel pengamanan.

"Nanti malam kita terus bersiaga dengan menambah personel, seluruh instansi kita tambah untuk mempercepat pelayanan itu. Dari pihak Kepolisian sendiri sekitar 800 personel khusus untuk di pelabuhan ini juga berkaitan sampai dengan pengamanan antreannya," kata Irjen Pol Tomsi Tohir.

Untuk mengatasi kepadatan antrian di dalam pelabuhan, pihaknya akan melakukan penyekatan jalur bagi kendaraan yang mengantri untuk memasuki pelabuhan. Petugas dari Direktorat Lalu Lintas dan jajarannya disiagakan untuk mengatur ritme arus masuk dan keluar pelabuhan saat diperlukan.

"Di dalam dermaga ini antreannya kan tidak sama, ada antreannya pendek ada juga yang panjang. Sistem penyekatan untuk jalur kita sekat dulu semua. Kemudian kita alirkan sesuai dengan mana yang lebih sedikit antrian," kata Tomsi.

Dengan demikian, diharapkan proses pengisian dan keberangkatan kapal bisa dipersingkat. Seluruh rangkaian percepatan itu merupakan upaya-upaya yang dilakukan dan sangat membantu mempercepat proses terurainya/berkurangnya antrian.

"Antara yang masuk dan keluar kapal, sehingga proses bongkar muat ini bisa lebih cepat. Tadi coba kita hitung, dengan pengaturan-pengaturan yang sudah dilaksanakan mulai dari kemarin sampai dengan hari ini. Percepatan bongkar muat tadinya 1 jam menjadi 45 menit," kata Kapolda Banten.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arus mudik, pelabuhan merak

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top