Kesepakatan Dagang AS-Jepang Ditunda Hingga Juli

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan akan menunda kesepakatan dagang dengan Jepang setelah kegiatan pemilihan anggota senat Jepang pada Juli mendatang.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  06:17 WIB
Kesepakatan Dagang AS-Jepang Ditunda Hingga Juli
Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe berswafoto bersama Presiden AS Donald Trump ketika keduanya bermain golf di Mobara Country Club, Mobara, Prefektur China, Jepang, Minggu (26/5/2019). - Instagram Kantor PM Jepang via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan akan menunda kesepakatan dagang dengan Jepang setelah kegiatan pemilihan anggota senat Jepang pada Juli mendatang.

Jepang diperkirakan akan melaksanakan pemungutan suara untuk majelis tinggi pada Juli, dan banyak yang memperkirakan pemerintah akan mengambil kesempatan untuk membubarkan majelis rendah.

"POTUS akan menunggu sampai setelah pemilihan Juli di Senat Jepang, sebelum benar-benar mendiskusikan kesepakatan dagang," ujar John Roberts, kepala koresponden Gedung Putih Fox News, seperti dikutip melalui Bloomberg, Minggu (26/5/2019).

Sebelumnya, Menteri Ekonomi Jepang Toshimitsu Motegi mengatakan, setelah pembicaraan dengan rekannya dari AS bahwa kedua negara tidak akan mencapai kesepakatan perdagangan sebelum Trump dan Perdana Menteri Shinzo Abe bertemu.

Usai menemui Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer di Tokyo, Motegi mengatakan bahwa kedua negara masih memiliki perbedaan pendapat terkait kesenjangan perdagangan.

"Kedua belah pihak tidak membahas masalah kontroversial seperti ancaman AS untuk membatasi ekspor mobil Jepang dan menerapkan klausa mata uang. Kami sepakat untuk bekerja agar kesepakatan diselesaikan dengan cepat," kata Motegi.

Trump pekan lalu menyatakan bahwa mobil impor mewakili ancaman terhadap keamanan nasional AS tetapi mengumumkan penundaan enam bulan terkait penetapan tarif pada kendaraan impor dan suku cadang dari Jepang, serta negara-negara lain agar tidak mengganggu proses perundingan. 

Trump, yang tiba di Tokyo pada Sabtu (25/5/2019), telah berusaha untuk memotong defisit perdagangan AS dengan Jepang.

Pada makan malam dengan para pemimpin bisnis Jepang, Trump mencari orang yang baru-baru ini mengkritik pemimpin AS.

Akio Toyoda, Presiden Toyota Motor Corp., adalah salah satu eksekutif top yang bertemu Trump segera setelah dia tiba di Jepang untuk kunjungan selama empat hari.

Awal bulan ini, Toyoda menegur deklarasi Trump bahwa mobil dan komponen yang diimpor mengancam keamanan nasional AS, mengatakan bahwa kebijakan tersebut memberi kesan kepada Toyota bahwa investasi selama puluhan tahun di AS tidak disambut baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
amerika serikat

Editor : Tegar Arief

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup