Indonesia-Argentina Targetkan Perdagangan Naik Dua Kali Lipat

Bisnis.com, BUENOS AIRES - Menteri Perdagangan Republik Indonesia Enggartiasto Lukita dan Menteri Produksi dan Tenaga Kerja Republik Argentina Dante Enrique Sica sepakat untuk meningkatkan perdagangan kedua negara hingga dua kali lipat dari capaian tahun 2018 dalam dua tahun mendatang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Mei 2019  |  19:45 WIB
Indonesia-Argentina Targetkan Perdagangan Naik Dua Kali Lipat
Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, BUENOS AIRES - Menteri Perdagangan Republik Indonesia Enggartiasto Lukita dan Menteri Produksi dan Tenaga Kerja Republik Argentina Dante Enrique Sica sepakat untuk meningkatkan perdagangan kedua negara hingga dua kali lipat dari capaian tahun 2018 dalam dua tahun mendatang.

Guna mewujudkan target tersebut, tim kerja disusun untuk mengidentifikasi potensi produk perdagangan yang bisa ditingkatkan antara kedua negara. 

Kesepakatan dicapai pada pertemuan bilateral kedua Menteri yang berlangsung Selasa, (14/5) waktu setempat di Buenos Aires, Argentina.

 “Kedua negara sepakat meningkatkan perdagangannya hingga dua kali lipat dalam dua tahun ke depan. Pada 2018, nilai perdagangaan kedua negara tercatat sebesar US$1,7 miliar. Dengan kenaikan dua kali lipat, pada 2021 nanti diharapkan terjadi keseimbangan perdagangan senilai US$3,4 miliar," jelas Mendag melalui siaran pers yang diterima, Rabu (15/5).

 Menurut Enggar, kedua negara memiliki potensi besar yang belum tergarap hingga kini. Potensi besar tersebut tak hanya datang dari kedua negara saja. Namun, juga posisi Indonesia dan Argentina sebagai hub pasar regional baik di ASEAN maupun Mercosur. 

Menilik potensi tersebut, kedua Menteri sependapat bahwa nilai perdagangan Indonesia-Argentina saat ini masih terlalu rendah. Argentina pun merespons positif usulan Indonesia untuk meningkatkan hubungan perdagangan bilateral. 

“Penguatan kerja sama perdagangan dan investasi dengan Argentina dan Mercosur penting artinya di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global tahun ini yang diperkirakan akan berlanjut hingga tahun depan,” imbuh Enggar.

 Untuk mencapai target ini kedua negara akan membentuk tim kerja. Tugas tim ini adalah mengidentifikasi cara-cara untuk meningkatkan perdagangan secara lebih seimbang bagi Indonesia.

 “Termasuk mempelajari kemungkinan merundingkan perjanjian antara Indonesia dan Argentina ataupun dengan Mercosur," jelas Mendag.

 Sementara itu, Dante Sica menyampaikan bahwa pertemuan keduanya sangat positif. Argentina dan Indonesia berada dalam kerangka kerja yang sama. Dante Sica juga menyampaikan tim kerja bisa segera memulai untuk mengecek potensi produk-produk perdagangan yang bisa ditingkatkan untuk mencapai target perdagangan tersebut.

 “Tim kerja ini akan melibatkan Kedutaan Besar RI dan Kedutaan Besar Argentina di masing-masing negara sebagai penghubung,” imbuh Mendag.

Selain produk-produk yang saling melengkapi, kedua Menteri membahas potensi kerja sama di sektor industri serta kemungkinan dilakukannya imbal dagang.

 "Industri kereta api dan pesawat terbang, serta infrastruktur merupakan industri strategis yang dapat ditingkatkan kerja samanya dengan Argentina," jelas Mendag.

Setelah bertemu dengan Menteri Dante Sica, Mendag Enggar melanjutkan pertemuan dengan Presiden Kamar Dagang Impor Argentina Ruben Oscar García dan Chair of the Committee of Asian Affairs dari Dewan Argentina untuk Hubungan Internasional Duta Besar Eduardo Sadous.

Kedua organisasi swasta tersebut menyambut baik usulan Indonesia untuk memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi. Indonesia dipandang memiliki pengaruh kuat di ASEAN yang berpotensi menjadi mitra strategis Argentina dan Mercosur.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mendag

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top