Kontak Senjata, Pembangunan Jembatan Nduga Jalan Terus

Pada prinsipnya pengerjaan pembangunan jembatan tetap dilakukan sesuai jadwal yang ada dan diharapkan anggota senantiasa waspada.
Newswire | 14 Mei 2019 16:30 WIB
Dokumentasi anggota TNI korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata, di Mapenduma, Kabupaten Nduga. - Antara

Bisnis.com, JAYAPURA--Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi mengatakan, kontak tembak antara TNI dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), tidak mempengaruhi pembangunan jembatan di Kabupaten Nduga.

“Pembangunan jembatan tetap berjalan, karena anggota terus melakukan pekerjaannya sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” kata Aidi di Jayapura, Selasa (14/5/2019).

Mantan Waasintel Kodam XVII Cenderawasih ini mengatakan, KKB pimpinan Egianus Kogoya, Senin (13/5) menyerang patroli TNI yang sedang melakukan pengawalan terhadap anggota yang sedang melakukan pembangunan jembatan di Kabupaten Nduga.

Akibatnya, satu anggota meninggal terkena luka tembak yakni Pratu Kasnun dari Yonif 321/GT. Saat ini 600 prajurit dikerahkan untuk mengerjakan pembangunan 16 jembatan yang sebelumnya dikerjakan PT.Istaka Karya dan PT Brantas Adibraya.

Banyaknya prajurit yang dikerahkan itu akibat kawasan itu sering kali terjadi penembakan yang dilakukan KKB sehingga selain membangun juga ada yang mengamankan, tutur Aidi.

Kol.Inf Aidi menambahkan, jenazah Pratu Kasnun saat ini sudah dievakuasi ke Aceh melalui Jakarta dan dijadwalkan dimakamkan di Aceh Selatan.

Pada prinsipnya pengerjaan pembangunan jembatan tetap dilakukan sesuai jadwal yang ada dan diharapkan anggota senantiasa waspada, ujar Kol Inf Aidi.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kkb, jembatan

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup