Mudik 2019, Jalur Pansela Tersambung 328 Km

Sejumlah infrastruktur seperti pembangunan dan perbaikan infrastruktur di jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa, berupa jalan tol, jalan arteri, jembatan, dan berbagai fasilitas yang disediakan disiapkan untuk mudik Lebaran tahun ini.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 22 April 2019  |  07:14 WIB
Mudik 2019, Jalur Pansela Tersambung 328 Km
Foto udara antrean kendaraan saat mudik tahun lalu di Jalur Selatan Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA---Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan beberapa infrastruktur seperti pembangunan dan perbaikan infrastruktur di jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa.

Infrastruktur tersebut berupa jalan tol, jalan arteri, jembatan, dan berbagai fasilitas yang disediakan sehingga akan membuat pemudik nantinya akan lebih lancar.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa untuk Pansela sudah ada kontrak-kontrak baru yang akan dilakukan.

"Inikan kontrak-kontrak baru sudah ada, jadi kalau Jawa, Jogja sudah habis mungkin di Jateng juga tinggal Jembatan Kretek," ujarnya pekan lalu.

Menurutnya, total Jalan Pansela yang sudah tersambung adalah sepanjang 212 km dan Yogyakarta sepanjang 116 km, jika disambung total keduanya adalah 328 km.

Selain itu, Basuki menyebutkan bahwa dari banyaknya kontrak baru tersebut, tidak semua kontrak dikerjakan tahun ini. "Tidak semuanya terkontrak tahun ini. Dari 212 Km itu yang terkontrak tahun ini ada 4 paket," tuturnya.

Menurut data Kementerian PUPR, jalur pansela Jawa terbentang sepanjang 1.405 kilometer, dengan lebar jalan antara 5 meter sampai 7 meter.

Jalur ini menyusuri garis tepi pantai selatan mulai dari Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jawa Timur

Apabila diperinci, jalur yang sudah tertangani oleh Kementerian PUPR adalah Bts. Jabar - Patimuan - Tambakreja, Tambakreja - Bantarsari Lot 1, Bantarsari - Cilacap - Slarang, Slarang - Ayah/Bodo, Ayah/Bodo - Jladri, Jladri - Tambakmulyo Lot.2, Tambakmulyo - Wawar, Wawar - Congot, Jembatan Kretek 2 Lot. 3, Kretek - Girijati, Legundi - Kanigoro - Planjan Lot. 4, Planjan - Baron - Tepus, Jeruk Wudel - Baran - Duwet Lot. 5, Duwet - Giriwoyo, Giriwoyo - Glonggong Bts. Jatim.

Jalur Pansela Jawa bisa menjadi alternatif dari jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa yang sudah padat lalu lintasnya.

Basuki mengatakan, penanganan jalan Pansela Jawa terus dilakukan guna meningkatkan kecepatan, keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan. Kondisi yang sudah mantap akan terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalur mudik

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup