Indonesia Produsen Barbie Terbesar Dunia

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia merupakan produsen boneka merek Barbie terbesar di dunia. Boneka itu diproduksi PT Mattel Indonesia.
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 22 April 2019  |  15:49 WIB
Indonesia Produsen Barbie Terbesar Dunia
Boneka Barbie - Mattel

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia merupakan produsen boneka merek Barbie terbesar di dunia. Boneka itu diproduksi PT Mattel Indonesia.

Perusahaan itu memasok 60% boneka Barbie ke pasar global atau mengungguli produksi China. “Jadi, 6 dari 10 boneka yang beredar di dunia itu berasal dari Indonesia, dibuat dengan tangan-tangan terampil anak bangsa kita,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (22/4/2019).

Tak hanya Barbie, Airlangga menambahkan, di Indonesia juga terdapat pabrik mobil mainan Hot Wheels dengan kapasitas produksi mencapai 50 juta unit per tahun. Hot Wheels merupakan mobil mainan diecast atau dibuat dari bahan logam yang dicetak.

“Pabrik Hot Wheels di Cikarang milik PT Mattel Indonesia adalah industri mobil mini yang kapasitasnya lebih besar 50 kali dari industri otomotif beneran,” katanya.

Menperin menuturkan, pabrik tersebut sudah mengaplikasikan teknologi industri 4.0 pada proses produksinya. “Selain mampu memproduksi Barbie dan Hot Wheels yang berkualitas, perusahaan ini juga memiliki kemampuan engineering lokal yang punya inovasi luar biasa membuat mesin canggih sendiri.”

Sementara itu, Ketua Asosiasi Mainan Anak (AMI) Sutjiadi Lukas memprediksi, industri mainan dalam negeri pada 2019 dapat tumbuh 10% (yoy). Apalagi bisnis mainan di Tanah Air cukup prospektif.

“Dengan angka kelahiran rata-rata 4,5 juta jiwa per tahun, Indonesia dapat menjadi pasar terbesar se-Asia Tenggara,” katanya.

Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, AMI juga memacu industri mainan nasional agar semakin agresif mempeluas pasar ekspor. Tutupnya beberapa pabrik mainan di Vietnam, kata Sutjiadi, membuka peluang bagi industri mainan di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
manufaktur, industri mainan

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup