Pupuk Kaltim Terima Penghargaan INDI 4.0

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terima penghargaan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0).
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 16 April 2019  |  15:37 WIB
Pupuk Kaltim Terima Penghargaan INDI 4.0
Salah satu unit produksi Pupuk Kaltim - PupukKaltim.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terima penghargaan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0).

Penghargaan itu diberikan atas dukungan terhadap implementasi Making Indonesia 4.0 yang dicanangkan Pemerintah melalui penerapan berbagai inovasi di lingkungan Perusahaan.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman mengatakan inovasi berbasis Industri 4.0 merupakan salah satu  budaya kerja di Pupuk Kaltim yang terus dikembangkan setiap tahun.

Selain kontribusi aktif Perusahaan dalam mendukung Making Indonesia 4.0, pengembangan teknologi berbasis informasi pun digagas sebagai langkah efisiensi sekaligus peningkatan daya saing Perusahaan di kancah nasional maupun global.

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi Pupuk Kaltim untuk terus meningkatkan kinerja dengan lebih baik. Apalagi Pupuk Kaltim memiliki tugas memenuhi kebutuhan pupuk di 2/3 wilayah Indonesia, perlu dukungan teknologi yang sejalan dengan konsep digitalisasi industri 4.0 untuk mempermudah kinerja Perusahaan,” kata Bakir dalam siaran resmi Selasa (16/4/2019).

Menurutnya, dengan berbagai inovasi yang diterapkan, Pupuk Kaltim mampu meningkatkan kinerja secara signifikan khususnya tiga tahun terakhir yang sangat berdampak pada pencapaian target serta daya saing perusahaan.

Bakir menambahkan penerapan Industri 4.0 di perseoroan telah dimulai sejak 2011, melalui Enterprise Resources Planning (ERP) berbasis System Application and Processing (SAP) bersama induk usaha Pupuk Indonesia, yang terus disempurnakan hingga launching pada 2016.

Implementasi ERP-SAP dilaksanakan agar proses bisnis lebih terintegrasi satu dengan lainnya, mulai proses bisnis dan transaksi pemasaran, produksi, pemeliharaan, pengadaan, keuangan dan Human Capital Management, termasuk Employee Self Service.

Melalui ERP-SAP, operasional proses perusahaan plat merah itu lebih efisien, informasi yang dihasilkan juga lebih cepat dan akurat, sehingga memudahkan manajemen membuat keputusan bisnis dengan lebih tepat, serta meningkatkan komitmen penerapan tata kelola perusahaan lebih baik.

Selain itu, Bakir menerangkan ada aplikasi PKT SIAP (Sistem Aplikasi Pemasaran) atau sistem informasi pemasaran terintegrasi berbasis Android sebagai salah satu sistem untuk mempercepat pengambilan keputusan dalam bidang pemasaran (Decision Support System).

Lalu aplikasi SIPMANTAP (Sistem Informasi Pendukung Pemasaran dan Pemetaan Pasar), sebagai sistem informasi analisa potensi dan pemetaan pasar. Baik untuk pemetaan potensi pasar pupuk Non Subsidi secara Nasional dan Daerah, juga analisa kondisi pasar secara spesifik, hingga marketing dan evaluasi penguasaan pasar dan market share.

“Seluruh inovasi tersebut terus dikembangkan Pupuk Kaltim yang berdampak pada efisiensi dan kinerja dalam beberapa tahun terakhir. Jika Pupuk Kaltim tidak mengikuti Industri 4.0 seperti yang dicanangkan Pemerintah, maka aspek competitiveness Perusahaan akan jauh ketinggalan,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pupuk kaltim

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup