Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CEK FAKTA: BUMN Sudah Mampu Ekspor Produk ke Luar Negeri?

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyebut Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia sudah bisa mengekspor produk ke luar negeri
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 14 April 2019  |  01:22 WIB
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyebut Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia sudah bisa mengekspor produk ke luar negeri. Hal itu disebut Jokowi di debat putaran kelima pemilu 2019, Sabtu (13/4/2019).

“BUMN kita sudah bisa ekspor, salah satunya kereta ke Bangladesh dengan nilai yang besar,” ujar Jokowi.

Berdasarkan penelusuran, ekspor kereta ke Bangladesh sudah dilakukan BUMN PT INKA pada Januari 2019. Perusahaan itu mengirim 250 gerbong kereta penumpang ke Bangladesh yang nilainya mencapai US$100,89 juta atau Rp1,4 triliun.

PT INKA juga pernah mengekspor 50 gerbong kereta ke Bangladesh dengan nilai kontrak US$13,8 juta. Kemudian, pada 2016 PT INKA mengekspor 150 gerbong kereta dengan nilai US$72,39 juta.

PT INKA berencana memperluas pasar ekspor kereta api ke 8 negara di Afrika dan Asia Tenggara yakni Mozambik, Sudan, Nigeria, Senegal, Zambia, Mesir, Sri Lanka dan Myanmar.

Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro pernah mengatakan bahwa pabrik BUMN Kereta Api itu di Banyuwangi akan berorientasi ekspor. Pabrik di Banyuwangi saat ini masih dalam tahap pembangunan dan diproyeksikan berlangsung selama satu tahun.

Budi menjelaskan, setelah beroperasi penuh pabrik Banyuwangi dapat memproduksi 4 kereta per hari. Hal tersebut menambah kapasitas produksi INKA yang saat ini memiliki kapasitas 1,5 kereta per hari.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Debat Capres Pilpres 2019
Editor : Rahayuningsih
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top