Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Riuh Soal Pembentukan Holding Penerbangan, Ini Respons Menhub Budi

Kementerian Perhubungan akhirnya membuka suara atas gagasan pembentukan holding BUMN penerbangan oleh Kementerian BUMN.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 11 April 2019  |  13:54 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. - Bisnis/Rinaldi M. Azka
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. - Bisnis/Rinaldi M. Azka

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan akhirnya membuka suara atas gagasan pembentukan induk usaha alias holding BUMN penerbangan oleh Kementerian BUMN.


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara umum mendukung rencana Kementerian BUMN untuk menyatukan badan usaha milik negara (BUMN) lewat holding sektor penerbangan terdiri atas PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II dan PT Garuda Indonesia.


"Pada dasarnya, saya mendukung, tapi di sisi lain industri-industri [sektor penerbangan] itu harus diperhatikan keberdayaannya, jangan juga industri yang lain itu nggandul [bergantung] dengan yang lain," katanya, Kamis (11/4/2019).


Catatannya adalah jangan sampai ada satu industri usaha yang bergantung pada yang lainnya karena tidak bisa melakukan suatu usaha.


Dia akan membahas secara mendetail mengenai dampak dari penggabungan atau pembentukan holding tersebut dan akan memberikan catatan-catatan yang harus dilakukan.


"Belum kami rapatkan, karena saya biasanya kalau begitu saya bahas, hari ini akan saya bahas tentang itu, minta pendapat dari teman-teman," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn penerbangan Kemenhub holding bumn
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top