Panen Belum Merata, Harga Beras Eceran Naik 0,27%

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga eceran beras pada bulan Februari rata-rata meningkat sebesar 0,27%.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 01 Maret 2019  |  12:30 WIB
Panen Belum Merata, Harga Beras Eceran Naik 0,27%
Pekerja mengangkat karung isi beras di Gudang Beras Bulog, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Abriawan Abhe

Bisnis.com, JAKARTA--Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga eceran beras pada bulan Februari rata-rata meningkat sebesar 0,27%.

Sementara itu, harga beras di tingkat grosir ikut meningkat tipis sebesar 0,09%.

Deputi Statistik, Distribusi dan Jasa Yunita Rusanti mengatakan beras mengalami kenaikan karena Februari transisi karena Januari belum musim panen.

"Maret dan April puncak panen. Mudah-mudahan di Maret barga beras lebih rendah," kata Yunita, Jumat (01/03/2019).

Dengan demikian, dia berharap harga beras di tingkat grosir dan eceran akan turun.
Namun, dia tidak bisa memastikan deflasi Februari ini akan berlanjut di Maret dan April.

"Saya tidak tahu apa deflasi atau inflasi tapi kalau seandainya inflasi. Ya jgn tinggi-tinggi lah," ungkap Yunita.

Pada Februari 2019, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp10.008,00 per kg, turun sebesar 1,02% dibandingkan bulan sebelumnya. Rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp9.800,00 per kg, turun sebesar 1,04%. Sementara rata-rata harga beras kualitas rendah di penggilingan sebesar Rp9.475,00 per kg, turun sebesar 0,65%.

Dibandingkan dengan Februari 2018, rata-rata harga beras di penggilingan pada Februari 2019 untuk semua kualitas yaitu premium, medium, dan rendah mengalami penurunan masing-masing 3,60%, 4,06%, dan 5,14%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Beras

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top