Bea Cukai Juanda Amankan 450 Proyektil Peluru

Bea Cukai Juanda berhasil menggagalkan penyelundupan 450 buah proyektil peluru yang dibawa penumpang berinisial SP.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  10:18 WIB
Bea Cukai Juanda Amankan 450 Proyektil Peluru
Bea Cukai Juanda berhasil menggagalkan penyelundupan 450 buah proyektil peluru - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Bea Cukai Juanda berhasil menggagalkan penyelundupan 450 buah proyektil peluru yang dibawa penumpang berinisial SP.

Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto mengungkapkan kronologi penindakan tersebut bermula pada hari Sabtu (23/02), sekitar pukul 23.00 WIB ketika seorang penumpang berinisial SP dengan jenis kelamin laki-laki yang merupakan warga negara Indonesia datang dengan menggunakan pesawat China Airlines. 

"Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap penumpang tersebut,” ungkap Budi seperti dikutip dalam laman resmi Bea Cukai, Rabu (27/2/2019).

Setelah melakukan pemeriksaan, petugas bea cukai mendapati penumpang membawa 450 buah proyektil peluru dengan rinician Spitzer 30 cal 180gr, kaliber 7.2 mm (95 pcs), Spitzer 30 cal 165gr, kaliber 7.2 mm (55 pcs), Held-X 30 cal 178gr, kaliber 7.2 mm (100 pcs), Hornady eld-x kaliber 7mm 162gr (100 pcs), dan Hornady eld-x kaliber 7mm 150gr (100 pcs). 

Selain barang tersebut petugas juga berhasil mengamankan 2 pcs suppressor adapter, 1 pce floor plate, 2 buah Styer AUG/MSAR Surpressor Adapter, dan 1 buah Floorplate.

“Atas kasus ini, Bea Cukai telah melimpahkan pada Polres Sidoarjo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Adapun, dengan adanya penindakan tersebut diharapkan Bea Cukai mampu melaksanan perannya fungsi sebagai community protector yang mengawasi masuk dan keluarnya barang ke dan dari Indonesia, yang antara lain bertujuan untuk membendung masuknya barang-barang ilegal dan barang-barang yang dapat membahayakan kehidupan masyarakat Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bea Cukai

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top