Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasca Penyegelan Kapal Pembangkit, PLN Pastikan Listrik Sulut-Go Tidak Padam

PLN menyatakan bahwa sistem kelistrikan Sulut-Go dalam keadaan aman dan tidak ada defisit yang terjadi.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 24 Februari 2019  |  23:22 WIB
Teknisi memasang jaringan kelistrikan - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Teknisi memasang jaringan kelistrikan - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Perusahaan Listrik Negara (persero) menyampaikan kepada pelanggan PLN wilayah Sulawesi Utara-Gorontalo bahwa sistem kelistrikan Sulut-Go dalam keadaan aman dan tidak ada defisit yang terjadi.

Ungkap GM PLN UIW Suluttenggo Christyono mengatakan saat ini Daya Mampu Sistem interkoneksi Sulut-Go yakni sebesar 367.95 Mega Watt, diperkirakan beban puncak Malam ini sebesar 338 Mega Watt.

"Malam ini alhamdulillah tidak terjadi defisit, jadi bisa kami pastikan dari sistem aman dan tidak ada pemadaman,"ungkapnya melalui keterangan resmi Minggu (24/2/2019)

Perseroa dan pihak bea cukai katanya telah menemukan solusi terkait masalah administrasi penyegelan yang terjadi di kapal pembangkit listrik Amurang.

"Alhamdulillah sudah kami temukan solusi bersama, kami sampaikan terimakasih banyak untuk semua pihak yang membantu khususnya Direktorat Jendral Bea Cukai untuk kerjasamanya dalam penyelesaian masalah administrasi ini,"jelasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa pengoperasian kapal pembangkit listrik Leasing Marine Vessel Power Plant (LMVPP) Karadeniz berkapasitas 120 Megawatt (MW) yang berada di PLTU Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara disegel oleh Bea dan Cukai. Penyegelan tersebut dilakukan karena izin impor dari kapal itu sudah habis.

Akibat dari penyegelan tersebut, kapal pembangkit listrik yang disewa dari Pemerintah Turki ini belum bisa beroperasi sehingga berdampak terhadap sistem kelistrikan interkoneksi Sulawesi Utara - Gorontalo yang akan mengalami defisit sebesar lebih kurang sebesar 30 MW.

Oleh karenanya, semula direncanakan untuk dilakukan pemadaman bergilir terhitung mulai hari ini sampai dengan segel dibuka kembali oleh pihak Bea Cukai setelah proses perpanjangan izin impor selesai dilakukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

listrik sulutgomalut
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top