Pelindo III Siapkan Investasi Rp6,44 Triliun untuk Pelabuhan di 7 Provinsi

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menyiapkan investasi untuk sejumlah fasilitas pelabuhan di tujuh provinsi sebesar Rp6,44 triliun.
Newswire | 14 Februari 2019 00:27 WIB
Petugas keamanan mengawasi alat pengangkat kontainer yang beroperasi di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/5). - Antara/Didik Suhartono

Bisnis.com, SURABAYA – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menyiapkan investasi untuk sejumlah fasilitas pelabuhan di tujuh provinsi sebesar Rp6,44 triliun.

“Proyek itu merupakan bagian dari pekerjaan multiyears ditambah dengan sejumlah proyek baru,” kata Direktur Utama PT Pelindo III Doso Agung di Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (13/2/2019).

Dia mengemukakan dari total rencana investasi itu, 84 persen atau sekitar Rp5,4 triliun dialokasikan untuk proyek multiyears dan 16 persen atau sekitar Rp1,04 triliun untuk membiayai proyek baru.

"Pekerjaan investasi kami tahun ini masih fokus pada penyelesaian pembangunan infrastruktur pelabuhan dan pendukungnya, seperti akses jalan layang (flyover) yang menghubungan Terminal Teluk Lamong dengan jalan tol dan pembangunan Terminal Gilimas di Lombok Barat Nusa Tenggara Barat," kata Doso melalui keterangan pers.

Dia mengemukakan mengatakan investasi yang dilakukan Pelindo III diharapkan akan berdampak bagi operasional pelabuhan, seperti jalan layang Terminal Teluk Lamong yang akan mengurai kemacetan di jalan akses menuju Terminal Teluk Lamong.

"Dengan adanya jalan layang, jalan akses Terminal Teluk Lamong akan langsung terhubung dengan jalan tol Surabaya-Gresik," ujarnya.

Contoh lain, kata Doso, di Terminal Gilimas di Lombok Barat, NTB yang dulunya kapal pesiar tidak bisa bersandar di Pelabuhan Lembar (pelabuhan eksisting) karena kendala kedalaman alur dan kolam pelabuhan kini sudah bisa, dan para wisatawan kapal pesiar tidak perlu menaiki kapal-kapal kecil untuk mencapai dermaga.

"Dengan adanya Terminal Gilimas saat ini, kapal pesiar dapat langsung bersandar dan menurunkan wisatawan di terminal pelabuhan. Selain itu juga akan mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di NTB," ucapnya.

Pelindo III, lanjutnya, juga menyiapkan beberapa pekerjaan baru para 2019 seperti pembangunan terminal liquefied natural gas (LNG) di Pelabuhan Tanjung Perak, pemasangan sejumlah shore power connection di sejumlah pelabuhan, dan modernisasi peralatan bongkar muat di sejumlah pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo III.

Doso mengatakan setiap perencanaan dan pelaksanaan investasi di Pelindo III selalu berpegang teguh pada aturan dan prinsip tata kelola perusahaan, salah satunya dengan menggandeng Kejaksaan Agung untuk melakukan pendampingan melalui Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Pusat (TP4P) dan Daerah (TP4D).

"Hal ini disebabkan, sumber pendanaan masih menggunakan kas internal perusahaan serta hasil dari pinjaman global (global bond) pada 2018 sebesar US$500 juta. Kami juga akan melakukan kerja sama bersinergi dengan BUMN ataupun swasta, serta mendorong optimalisasi sumber daya Pelindo III Group," kata Doso.

Sumber : Antara

Tag : pelindo iii, pelabuhan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top