Industri Pernikahan Potensial, Target Transaksi Hingga Rp70 miliar

Setelah sukses menggelar pameran pernikahan bertema modern selama sembilan kali, Prakrama Organizer kembali menghadirkan eksibisi pernikahan bertajuk Asmaradana Pengantin Jawa.
Asteria Desi Kartika Sari | 01 Februari 2019 07:14 WIB
Konferensi Pers Gebyar Pernikahan Indonesia - Asteria Desi Kartika Sari

Bisnis.com, JAKARTA—Setelah sukses menggelar pameran pernikahan bertema modern selama sembilan kali, Prakrama Organizer kembali menghadirkan eksibisi pernikahan bertajuk Asmaradana Pengantin Jawa.

Arief Rachman, Direktur Marketing Parakrama Organizer, mengatakan pernikahan merupakan industri kreatif yang potensial untuk terus bertumbuh.

“Sangat luar biasa [potensinya]. Ini industri kreatif yang punya kekuatan tetap aktif, karena kulturnya yang sangat besar,” kata Arief, Kamis (31/1/2019).

Menjadi hal yang lumrah, setiap tahunnya berbagai event organizer berlomba-lomba membuat wadah dalam mencari informasi, demi mewujudkan pesta pernikahan impian itu. Parakrama Organizer sendiri akan melangsungkan pameran pernikahan pada 8-10 Februari 2019 di Kartika Expo Center, Balai Kartini Jakarta.

Dalam pameran tersebut, dia melanjutkan akan menargetkan jumlah transaksi sebesar Rp70 miliar di tahun ini. Pasalnya, kebutuhan akan pesta pernikahan di Indonesia sangat besar. Pada penyelanggaran pameran di tahun sebelumnya dia hanya menargetkan sebanyak Rp45 miliar. Sedangkan, realisasinya lebih tinggi, transaksi mencapai Rp59 triliun.

“Artinya, tahun demi tahun pesta pernikahan meningkat karena jumlah penduduk juga meningkat,” jelasnya.

Dia mengatakan lewat pameran-pameran yang disediakan, harapannya dapat memberikan inspirasi kepada para calon pengantin lewat vendor-vendor yang sudah dihadirkan, sehingga para calon memiliki alternatif pilihan.

Tag : pernikahan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top