Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Investasi Asing Anjlok, Dinamika Ekonomi Global Dinilai Beri Andil

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai bahwa realisasi kinerja investasi yang tumbuh di bawah growth produk domestik bruto (PDB), memang tidak terlepas dari dinamika ekonomi global yang berpengaruh terhadap keputusan investasi.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 30 Januari 2019  |  20:31 WIB
Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai bahwa realisasi kinerja investasi yang tumbuh di bawah growth produk domestik bruto (PDB), memang tidak terlepas dari dinamika ekonomi global yang berpengaruh terhadap keputusan investasi.
Namun demikian, jebloknya realisasi investasi di 2018 tersebut juga tak lepas dari kondisi masih banyaknya permasalahan di domestik sendiri, terutama faktor-faktor struktural.
"Selain memang tidak terlepas dari dinamika ekonomi global yang berpengaruh terhadap keputusan investasi, kita juga harus banyak bercermin ke dalam, banyak faktor struktural yang mempengaruhi," ujarnya, Rabu (30/1/2019). 
Menurut Bhima sejumlah faktor struktural yang perlu diperbaiki yakni seperti tajamnya insentif yang terdapat dalam 16 paket kebijakan, tarik ulur perizinan pusat daerah, maju mundurnya keputusan soal perluasan DNI serta rendahnya kualitas infrastruktur di kawasan industri,membuat investor berpikir ulang untuk menanam uang di Indonesia.
Selain itu, Bhima juga mengingatkan bahwa turunnya peringkat atau rangking ease of doing bussiness (EODB) dari posisi 72 ke 73 di 2018 lalu menjadi catatan bahwa akselerasi reformasi perizinan peluru didorong.
"Ada tiga komponen penting yang perlu diperbaiki terkait akselerasi reformasi perizinan tersebut, yakni rangking paying tax, trading accross border, dan dealing with construction permit," ujarnya.
Sebelumnya diketahui bahwa pertumbuhan investasi selama 2018 tercatat melambat dibandingkan dengan 2017. Pelambatan tersebut salah satunya disebabkan oleh realisasi investasi asing yang pertumbuhannya minus.
Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan secara total realisasi investasi selama 2018 mencapai Rp721,3 triliun atau hanya tumbuh 4,1%. 
Realisasi investasi tersebut ditopang penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp328,6 triliun atau tumbuh 25,3% dan penanaman modal asing sebesar Rp392,7 triliun atau -8,8%.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi asing
Editor : Achmad Aris

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top