Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri BUMN Berkomitmen Dorong Nasabah Mekaar Naik Kelas

Menteri BUMN Rini M. Soemarno berkomitmen mondorong nasabah Mekaar atau Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera untuk bisa meningkatkan taraf hidupnya.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 26 Januari 2019  |  19:49 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) berbincang dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (tengah) dan Menteri BUMN Rini Soemarno sebelum Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/4/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) berbincang dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (tengah) dan Menteri BUMN Rini Soemarno sebelum Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/4/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA—Menteri BUMN Rini M Soemarno berkomitmen mondorong nasabah Mekaar atau Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera untuk bisa meningkatkan taraf hidupnya.

Hal tersebut diungkapkan Rini saat mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu nasabah Mekaar di Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (26/01/2019).

Menteri Rini mengungkapkan pemerintah akan mewujudkan komitmennya dalam mendorong nasabah Mekaar untuk bisa naik kelas.

Sebagai kelanjutannya, mulai awal 2019, nasabah Mekaar yang telah dinyatakan lolos dalam proses pembinaan yang dilakukan PNM dan telah mempunyai kapasitas yang layak untuk dibiayai akan mendapatkan fasilitas KUR Mikro yang salah satunya oleh PT Bank Negara Indonesia.

BNI mencatat, saat ini telah terdapat lebih 1.500 Nasabah  Mekaar yang memenuhi kriteria naik kelas dan eligible untuk mendapatkan KUR Mikro BNI dengan rata-rata maksimum sampai Rp10 juta yang tersebar di Jakarta, Garut dan Tasikmalaya

“Saya terus mendorong dan memastikan PNM untuk melakukan pembinaan nasabah sehingga usaha mereka bisa naik kelas. PNM juga bisa bersinergi dengan BUMN-BUMN dalam menyalurkan pendanaan usaha dan di saat yang sama nasabah juga dibina untuk terus meningkatkan usahanya,” katanya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/1/2019).

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengajak nasabah Mekaar untuk terus bekerja keras sehingga bisa menjadi nasabah 'naik kelas' dan mendapatkan pendanaan yang lebih besar dari perbankan.

"Kalau kita bekerja keras, saya yakin berhasil. Dan ingat setiap pendapatan Ibu-ibu itu ditabung setiap harinya. Kalau Ibu-ibu disiplin menabung dan membayar cicilan, usaha bisa makin besar, " ungkap Presiden Jokowi.

Keberhasilan dan kesuksesan usaha nasabah Mkaar juga tidak terlepas dari kerja keras para pendamping usaha (Account Officer/AO). Dalam kesempatan yang sama, Presiden dan Menteri BUMN juga menyemangati para AO Mekaar untyk terus memberikan pelayanan terbaik dalam bertugas.

PT PNM mencatat jumlah nasabah Mekaar di Jakarta Pusat hingga saat ini tercatat 6.109 nasabah. Sementara jumlah pendamping (Account Officer) tercatat sebanyak 27 orang.

Secara nasional, jumlah penerima nasabah hingga saat ini tercatat sebanyak 4,14 juta nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah pendamping tercatat sebanyak 23.203 orang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top