Kawasan Akses Tol Tangerang-Merak Direvitalisasi

Sejalan dengan program pemerintah ASTRA Tol Tangerang-Merak melakukan pembenahan terhadap akses Gerbang Tol Serang Timur.
Mia Chitra Dinisari | 31 Oktober 2018 10:37 WIB

Bisnis.com  JAKARTA - Sejalan dengan program pemerintah ASTRA Tol Tangerang-Merak melakukan pembenahan terhadap akses Gerbang Tol Serang Timur.

Penertiban akses jalan tol ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/PRT/M/2010 tentang pedoman Revitalisasi Kawasan di sekitar akses jalan tol.

Gubernur Banten Wahidin Halim yang didampingi Pejabat Walikota Serang Ade Aryanto serta Kepala Biro Infrastruktur Nana Suryana bersama dengan perwakilan manajemen ASTRA Tol Tangerang-Merak Nur Indah Permanasari Kepala Divisi Hukum & Humas dan Sri Mulyo Kepala Departemen Umum yang juga berperan sebagai tim revitalisasi akses PT Marga Mandalasakti melakukan tinjauan lokasi ke sejumlah titik akses di Serang Timur Selasa (30/10).

Program revitalisasi akses yang dilakukan antara lain penataan akses, normalisasi saluran air, pembangunan pagar, pembuatan frontage, penghijauan, dan penertiban jasa angkutan ojek juga pedagang liar yang telah dilakukan di sejumlah lokasi seperti Balaraja Barat, Serang Timur, Serang Barat, Cilegon Timur dan Cilegon Barat.

Melalui tinjauan lokasi tersebut ASTRA Tol Tangerang-Merak melakukan pembongkaran terhadap papan reklame dan baliho di lokasi Jalan Jendral Sudirman (jalan nasional), Pakupatan dan Terondol. Selain itu dilakukan juga pembongkaran pagar dan gapura selamat datang yang terletak di kawasan Serang Timur tersebut. Hal ini dilakukan sejalan dengan program beautifikasi akses Tol Tangerang-Merak dan juga sebagai salah satu upaya perluasan akses sebagai antisipasi penumpukan kendaraan.

“Penertiban lokasi akses wilayah Serang Timur dilaksanakan dua hari terhitung dari tanggal 29 dan 30 Oktober. Selain penataan dan pembongkaran baliho dan papan reklame yang sedang dilakukan ASTRA Tol Tangerang-Merak, kami juga melakukan kembali pematokan ulang terkait dengan batas wilayah,” terang Indah Permanasari Kepala Divisi Hukum & Humas dalam siaran persnya.

Sebelumnya ASTRA Tol Tangerang-Merak telah melakukan sosialisasi terkait pemahaman dan manfaat revitalisasi akses serta program rencana yang akan dilakukan dengan dihadiri lebih dari 40 perwakilan warga terutama di sekitar kawasan akses Tol Serang Timur dan Serang Barat yaitu Desa Penancangan, Desa Dragong dan Desa Kaligandu, Kecamatan Cipocok, Kecamatan Serang dan Kecamatan Taktakan pada 27 April 2018 lalu.

Sampai saat ini masih ditemukan masyarakat di sekitar kawasan tol yang belum memahami aturan dari revitalisasi akses. Hal tersebut terlihat masih maraknya berbagai aktivitas warga di sekitar kawasan tol seperti perdagang kaki lima, naik turun penumpang, jasa angkutan ojek, serta aktivitas lain yang melanggar aturan. Aktivitas pelanggaran di akses tersebut dapat membahayakan pengguna jalan yang akan menuju dan dari jalan tol.

“Program revitalisasi akses yang kami lakukan ini adalah satu-satunya di jalan tol Indonesia.  Kami sangat mendukung dalam mewujudkan Kota Serang yang asri dan bermartabat dan meningkatkan perkembangan kota sehingga berdampak positif bagi masyarakat sekitar dan pemerintah. Dengan adanya penertiban di akses Gerbang Tol Serang Timur, diharapkan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan yang akan memasuki Serang Timur. Tentunya akan berdampak pada kemudahan dan kelancaran menuju destinasi wisata di kawasan Serang Timur”, jelas Indah.

Tag : tol tangerang merak
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top