Pengembang Harus Jeli Lihat Potensi Wilayah

Pengembang dalam melakukan ekspansi harus jeli dalam menentukan wilayah proyek huniannya, sehingga perkembangan ke depannya bisa lebih baik.
Maria Elena | 02 Oktober 2018 19:53 WIB
Proyek perumahan sederhana - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang dalam melakukan ekspansi harus jeli dalam menentukan wilayah proyek huniannya, sehingga perkembangan ke depannya bisa lebih baik.

Dani Indra Bhatara, Vice President Coldwell Banker, mengatakan kota-kota besar seperti Tangerang Selatan, Sentul, Pontianak, dan lainnya yang sudah menjadi kota jasa, secara umum memiliki potensi yang cukup besar.

Dani mengatakan dengan jumlah penduduk yang semakin banyak dan ekonomi yang semakin berkembang, otomatis permintaan akan hunian terus meningkat.

"Untuk melakukan ekspansi, pengembang akan melihat beberapa karakteristik kota yang akan dibidik. Pertama, mereka akan melihat produk domestik regional bruto (PDRB), sektor apakah yang menaikkan pendapatan kota tersebut," kata Dani kepada Bisnis pada Selasa (2/10/2018).

Dani menilai jika suatu kota memiliki kawasan industri yang cukup baik biasanya akan sejalan dengan naiknya jumlah pendatang. Maka dari itu terjadi peningkatan ekonomi sehingga akan ada kebutuhan properti dikawasan tersebut ditambah masyarakatnya memiliki daya beli.

Sementara itu, perkembangan infrastruktur juga menentukan. Ketika basis infrastruktur suatu kawasan dibuka, tentunya akan memudahkan aksesibilitas masyarakat.

Dengan adanya akses, kawasan yang sebelumnya belum maju menjadi lebih cepat maju. Hal tersebut akan menstimulus pertumbuhan bisnis kawasan, sehingga kebutuhan akan rumah juga akan naik.

Dani menjelaskan pengembang mencari lokasi yang secara fasilitas dan transportasi sudah baik agar menunjang penjualan mereka dengan harga yang cukup tinggi.

"Kawasan industri, infrastruktur, dan dekat dengan pemerintahan, semuanya mendorong permintaan pasar, dengan adanya fungsi-fungsi tersebut akan ada potensi pasar membeli hunian," jelas Dani.

Tag : tata ruang wilayah
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top