Ekspor Semen & Clinker Bisa Tembus 5 Juta Ton Tahun Ini

Asosiasi Semen Indonesia (ASI) berharap ekspor semen dan clinker bisa mencapai 5 juta ton sepanjang tahun ini.
Annisa Sulistyo Rini | 24 September 2018 15:02 WIB
Pekerja memindahkan semen ke atas kapal di Pelabuhan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (29/11). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA--Asosiasi Semen Indonesia (ASI) berharap ekspor semen dan clinker bisa mencapai 5 juta ton sepanjang tahun ini.

Widodo Santoso, Ketua ASI, mengatakan permintaan pasar global untuk semen dan clinker hingga Agustus 2018 masih cukup menggembirakan. Secara kumulatif, konsumsi semen dan clinker selama Januari-Agustus 2018 mencapai 3,62 juta ton, naik 95,8% secara tahunan dari 1,85 juta ton.

"Harapan kami ekspor bisa mencapai 5 juta ton untuk 2018, sehingga dapat membantu pemerintah dalam memperbaiki neraca perdagangan," katanya belum lama ini.

Widodo juga menyatakan pasar ekspor turut membantu mengurangi over supply semen yang saat ini masih sekitar 35%, meningkatkan tingkat utilitas pabrik yang masih sangat rendah, dan juga mengurangi stok semen dan clinker yang menumpuk di pabrik.

Untuk ekspor semen dan clinker selama Agustus 2018 mencapai 541.143 ton, naik 31,1% secara tahunan dari 412.773 ton.

Agung Wiharto, Corporate Secretary Semen Indonesia, sebelumnya mengatakan permintaan ekspor masih bagus hingga Agustus 2018. Ekspor, katanya, menjadi pilihan para pabrikan dalam negeri untuk menaikkan utilisasi pabrik.

“Hingga sekarang kan masih kelebihan kapasitas, ekspor ini jadi jalan untuk menaikkan utilisasi dan saat ini juga bisa mendatangkan devisa,” ujarnya.

Semen Indonesia Group sendiri mencatatkan ekspor sebesar 359.827 ton, naik 67,03% secara tahunan. Sebagian besar, produk semen dan clinker dikirim ke negara-negara Asia Tenggara, seperti Maladewa dan Srilangka. Selain itu, Semen Indonesia Group juga mengirim produk ke Australia dan Timor Leste.

Adapun, konsumsi semen dalam negeri pada Januari—Agustus 2018 juga mencatatkan pertumbuhan kendati melambat jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Konsumsi semen domestik sepanjang Januari-Agustus 2018 tumbuh 4,3% secara tahunan, sedangkan Januari-Agustus 2017 mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,7% y-o-y. Serapan semen dalam negeri secara kumulatif hingga bulan kedelapan sebesar 42,91 juta ton, sementara konsumsi pada Agustus sendiri sebesar 6,53 juta ton, naik tipis 0,6% y-o-y.

Secara total, konsumsi semen domestik dan ekspor sebesar 46,54 juta ton, tumbuh 8,3% secara tahunan dari 42,98 juta ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
semen

Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top